Jefri Deda (FOTO: ELISA/TimeX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika terus melakukan pemantauan terhadap kualitas air dan udara yang ada di Mimika.
Jefri Deda, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika saat ditemui Timika eXpress mengatakan, ada 20 titik yang dijadikan sampel di wilayah Distrik Wania, Distrik Mimika Baru, Distrik Mimika Timur dan Distrik Kuala Kencana.
Sampel tersebut sementara masih dikirimkan ke Kota Makassar (Sulawesi Selatan) untuk mengetahui kualitas air dan udara, apakah mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) atau tidak.
Pencemaran air oleh bakteri E.coli merupakan suatu keadaaan dimana masuknya bakteri E. coli dalam air yang dapat mengakibatkan keracunan yang serius pada manusia karena umumnya bakteri ini ditemukan pada usus manusia.
Pasalnya, ambang batas E.coli pada air yakni 1000 miligram, kalaupun dikonsumsi butuh pengolahan seperti direbus sampai mendidih dengan suhu 100 derajat Celsius.
Pentingnya pemeriksaan kualitas air ini karena selama ini banyak tercemar oleh limbah kandang babi, unggas dan MCK, apalagi terdapat di sepanjang sungai.(kay)















Tinggalkan Balasan