PENYERAHAN – Penyerahan Jaket dingin kepada  Willem Wandik Selaku Bupati Puncak, di Posko tanggap darurat bencana kabupaten Puncak di Timika, Kamis (3/8) (FOTO: Astrid/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius D. Fakhiri memberikan bantuan 1.500 paket sembako, 5 ton beras serta 1.500 jaket kepada warga terdampak bencana kekeringan di Kabupaten Puncak.

Paket sembako, beras dan jaket diserahkan oleh Karolog Polda Papua, Kombes Pol Agus Setyawan didampingi Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra secara simbolis kepada Bupati Puncak, Willem Wandik di posko tanggap darurat bencana Kabupaten Puncak yang terletak di Jalan C. Heatubun, Timika. Kamis (3/8).

Kombes Agus menyampaikan, semoga bantuan ini dapat mengurangi beban yang sedang dihadapi masyarakat di Kabupaten Puncak yang terdampak bencana kekeringan.

“Jumlahnya itu dari Kapolri sebanyak 1000 paket Sembako, 5 ton beras, 500 jaket dingin dewasa dan 100 jaket anak, sedangkan dari Kapolda Papua, 500 paket Sembako, 500 jaket dewasa dan 50 jaket anak,” ujarnya.

Sementara itu, Willem Wandik mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Puncak dan masyarakat menyampaikan, banyak terimah kasih atas dukungan dan perhatian dari Kapolri dan Kapolda Papua. Yang mana memberikan bantuan khususnya untuk distrik terkena bencana kekeringan yang menimbulkan gagal panen.

Ia menambahkan, pemerintah bersama-sama TNI-Polri berupaya untuk dapat menyalurkannya sampai di tujuan yakni di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi.

Ia juga mengatakan, tercatat ada  kurang lebih 10.000  jiwa  di dua distrik yang terkana dampak bencana kekeringan.

Disampaikan, berdasarkan laporan dari Puskesmas Tsinak, hingga saat ini telah tercatat  6 orang yang  meninggal dunia. Hal ini terjadi lantaran saat bencana datang, banyak warga yang gagal panen dan kekurangan makanan sehingga berdampak pada lemahnya fisik atau daya tahan tubuh.

“Di dua distrik itu jumlahnya 7.000 jiwa lebih. Ditambah yang disekitarnya bisa 10.000 jiwa yang terdampak bencana ini. Saya sudah koordinasi ke Puskesmas Tsinak, dan dilaporkan sudah ada 6 orang yang meninggal dunia,” ungkapnya.(ine)