Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, Yohanis Michael Yanwarin. (FOTO: YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyatakan dukungan terhadap kepengurusan baru Perkumpulan Sepak Bola Jalan Santai Indonesia (Persejasi) Kabupaten Mimika periode 2026–2029.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga masyarakat sekaligus membuka peluang bagi atlet Mimika tampil di ajang Asia Pasifik Walking Football Club.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, Yohanis Michael Yanwarin, mengatakan keberadaan Persejasi sejalan dengan program pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui bidang olahraga.

Hal itu disampaikan Yohanis seusai pelantikan pengurus Persejasi Mimika, Sabtu (7/11/2026).

“Pada dasarnya kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga sangat mendukung penuh, karena ini merupakan salah satu cabang olahraga strategis di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika,” kata Yohanis.

Menurut dia, Persejasi merupakan salah satu induk organisasi olahraga (inorga) di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang menjadi bagian dari pembinaan olahraga masyarakat di Mimika.

Dispora Mimika, lanjut Yohanis, akan berkoordinasi dengan pengurus Persejasi terkait sejumlah agenda kegiatan, termasuk peluang keikutsertaan atlet dalam kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Ia menilai, pengembangan olahraga masyarakat sejalan dengan visi dan misi Bupati Mimika, khususnya misi kelima yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain pembinaan organisasi olahraga, Dispora Mimika juga tengah mendukung pelaksanaan lomba antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Mimika.

Kompetisi tersebut telah memasuki babak delapan besar dengan delapan tim yang masih bersaing.

Dispora Mimika turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut dan berharap dapat melaju ke babak berikutnya. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Dalam kesempatan itu, Yohanis juga mengungkapkan rencana peluncuran program inovasi bertajuk “Juara Mimika” atau Jaringan Unggulan Atlet Melalui Responsi Asu Cabor.

Program tersebut mengusung konsep satu OPD mengasuh satu cabang olahraga.

Melalui skema ini, setiap OPD diharapkan berperan sebagai pendamping bagi cabang olahraga tertentu, dengan memanfaatkan 14 cabang olahraga aktif di bawah KORMI Mimika. Sementara itu, Dispora akan bertindak sebagai bapak asuh.

“Program Juara Mimika, satu OPD satu cabor. Satu OPD mengasuh satu cabang olahraga. Dinas Pemuda dan Olahraga akan menjadi bapak asuh,” ujarnya.

Yohanis juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal keberadaan KORMI dan perannya dalam mengembangkan olahraga masyarakat.

Menurut dia, selama ini masyarakat lebih banyak mengenal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai wadah pembinaan olahraga prestasi.

Padahal, KORMI memiliki peran berbeda, yakni mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga yang bersifat rekreatif, inklusif, dan berorientasi pada kebugaran.

“Selama ini masyarakat tahu hanya KONI. Tugas kita terus melakukan sosialisasi bahwa ada KORMI, organisasi olahraga kemasyarakatan yang juga penting bagi semua,” katanya.

Melalui dukungan pemerintah daerah, pembinaan Persejasi dan pengembangan program Juara Mimika diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Yudit Sanggu
Editor: Maurits SDP