Pj. Sekda Mimika, Abraham Kateyau (FOTO:YUDITH/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika Abraham Kateyau meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran pelaksanaan APBD Perubahan.

Hal itu disampaikan Abraham, Senin (5/10/2026).

Abraham menyebut, hingga 2 Oktober 2026, realisasi keuangan APBD Mimika baru mencapai 46,62 persen, sedangkan realisasi fisik sebesar 51,24 persen.

Sementara itu, realisasi anggaran Otonomi Khusus (Otsus) tercatat lebih tinggi, yakni 73,69 persen untuk keuangan dan 80,52 persen untuk fisik.

Abraham meminta pimpinan OPD memaksimalkan waktu kerja efektif yang tersisa sekitar dua bulan.

Ia menargetkan realisasi keuangan pada bulan berikutnya dapat mencapai 50 hingga 60 persen.

“Jangan sampai tinggalkan Silpa anggaran yang besar. Meski secara prinsip tidak keliru, namun di mata masyarakat rendahnya penyerapan anggaran dinilai kurang baik,” tegas Abraham.

Ia meminta kegiatan yang belum berjalan segera dipercepat dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Segala kegiatan yang belum berjalan perlu ditingkatkan penyerapannya,” ujarnya.

Selain evaluasi anggaran, Abraham menyampaikan perubahan jadwal puncak HUT ke-30 Kabupaten Mimika dari 8 Oktober menjadi 12 Oktober.

Perubahan dilakukan karena pimpinan daerah tidak dapat hadir pada jadwal sebelumnya.

Terkait APBD Perubahan, Abraham mengatakan Bupati Mimika dijadwalkan kembali ke Timika pada Senin atau Selasa.

Rincian APBD Perubahan selanjutnya akan disampaikan melalui apel atau rapat evaluasi khusus.

Dalam apel tersebut, Sekda juga menyampaikan penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purna bakti per 1 Oktober serta menginformasikan akan segera dibacakan SK pengisian sejumlah jabatan guna memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

Abraham mengingatkan seluruh jajaran menjaga koordinasi dan komunikasi agar pelaksanaan program berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat Mimika. (*)

Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP