PRESTASI — Velofina Renalda Rumlus, remaja asal Timika yang meraih gelar Miss Bintang Remaja 2026 perwakilan Papua Tengah, ingin mendorong pemberdayaan dan pengembangan potensi generasi muda di Papua Tengah. (FOTO: DOK. PRIBADI)

MIMIKA, timikaexpress.id — Remaja asal Timika, Velofina Renalda Rumlus, ingin memanfaatkan gelar Miss Bintang Remaja 2026 perwakilan Papua Tengah untuk mendorong pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan, pengembangan diri, dan peningkatan kepercayaan diri.

Menurut Velofina, masih banyak remaja di Papua Tengah, khususnya di Timika, yang memiliki potensi dan bakat, tetapi belum memiliki cukup fasilitas maupun ruang untuk mengembangkan kemampuan.

“Banyak anak muda di Papua Tengah, khususnya di Timika, yang punya bakat besar, tetapi masih kekurangan fasilitas dan wadah untuk mengasah kemampuan mereka,” kata Velofina saat ditemui di Timika, Sabtu (5/9/2026).

Sebagai Miss Bintang Remaja 2026 perwakilan Papua Tengah, ia berencana mendorong program pemberdayaan remaja yang berfokus pada pendidikan dan penguatan kepercayaan diri.

Program tersebut, antara lain, berupa pelatihan public speaking, pengembangan kepribadian, dan literasi digital. Ia berharap kegiatan itu dapat membantu remaja Papua Tengah berani keluar dari zona nyaman dan menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional maupun internasional.

Velofina mengatakan pencapaiannya di ajang Miss Bintang Remaja 2026 menjadi langkah awal untuk membawa aspirasi generasi muda Papua Tengah ke ruang yang lebih luas.

Selama mengikuti kompetisi, ia juga mendapat kesempatan memperkenalkan Papua Tengah kepada peserta dari berbagai daerah.

Menurut dia, Papua Tengah tidak hanya memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi juga budaya, keindahan alam, serta talenta dan kreativitas generasi mudanya.

“Saya ingin mengubah stigma dan menunjukkan sisi lain yang penuh potensi. Tanah ini tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga kaya akan talenta, kreativitas, dan keramahan yang siap menyambut dunia,” ujarnya.

Velofina menilai generasi muda Papua Tengah memiliki ketangguhan, daya tahan, dan kebanggaan terhadap identitas budaya yang dapat menjadi modal penting untuk berkembang.

Namun, ia menilai tantangan masih dihadapi generasi muda, terutama dalam akses terhadap pendidikan berkualitas, literasi digital, serta kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan.

Perjalanan Velofina meraih gelar tersebut juga tidak lepas dari sejumlah tantangan. Salah satunya menjalani rangkaian karantina dengan jadwal yang padat dan membutuhkan kesiapan fisik maupun mental.

“Cape fisik dan mental harus benar-benar disingkirkan supaya saya bisa tampil konsisten dan memberikan performa terbaik di setiap momen,” katanya.

Menurut dia, dukungan keluarga dan masyarakat Papua Tengah menjadi motivasi untuk terus bertahan hingga akhirnya meraih gelar Miss Bintang Remaja 2026 perwakilan Papua Tengah.

Bagi Velofina, gelar yang diraihnya bukan semata tentang penampilan. Ia memandang pencapaian tersebut sebagai tanggung jawab untuk menjadi teladan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Penampilan luar mungkin membuka pintu, tetapi karakter dan visi adalah hal yang menentukan seberapa jauh kita bisa melangkah,” tuturnya.

Ke depan, Velofina ingin memperluas advokasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi muda di Tanah Papua.

Ia juga memiliki target membawa nama Indonesia ke panggung internasional melalui ajang kecantikan dan advokasi global.

“Kemenangan ini bukanlah garis akhir, tetapi awal dari perjuangan yang lebih besar,” pungkasnya. (cr-72)