Dolfin Beanal (FOTO : Yudit/TimeX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Anggota DPRK Mimika, Dolfin Beanal, mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil langkah serius untuk menangani konflik yang terjadi di Kwamki Lama.
Menurut Dolfin, situasi keamanan di wilayah tersebut telah menimbulkan trauma dan ketakutan di tengah masyarakat.
Kekerasan yang terjadi juga dikhawatirkan mulai berdampak hingga ke luar kawasan konflik.
“Ini bicara kemanusiaan, jadi tidak bisa kita biarkan dan tidak bisa kita lihat sebelah mata,” ujar Dolfin.
Ia meminta pemerintah tidak menunggu hingga situasi semakin sulit dikendalikan.
Terlebih, dalam beberapa hari terakhir dilaporkan terjadi sejumlah pembunuhan di tengah konflik yang berlangsung.
Dolfin menilai kondisi tersebut menunjukkan persoalan Kwamki Lama tidak lagi dapat ditangani secara biasa dan membutuhkan langkah terpadu dari pemerintah bersama aparat keamanan.
“Kalau hari ini tidak bisa dikontrol, besok-besok lebih gila lagi, lebih susah lagi untuk dikontrol,” katanya.
Dolfin juga meminta Pemkab Mimika memanfaatkan anggaran yang tersedia untuk mendukung langkah pengamanan sekaligus penyelesaian konflik.
Menurut dia, penanganan tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan.
Pemerintah juga perlu mengedepankan pendekatan hukum dan kemanusiaan untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Di sisi lain, Dolfin mengkritik pola penanganan konflik yang dinilai belum melibatkan DPRK Mimika secara resmi.
Padahal, kata dia, DPRK merupakan representasi masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terdampak konflik.
“Saya minta kepada pimpinan-pimpinan duduk bicara hal ini serius. Eksekutif, legislatif, dan yudikatif duduk bersama dan cari solusi yang baik,” tegasnya.
Dolfin meminta Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong tidak hanya turun bersama jajaran pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan DPRK dalam pembahasan penanganan konflik Kwamki Lama.
Ia menegaskan DPRK siap mendukung pemerintah dalam upaya mengakhiri konflik.
Namun, dukungan tersebut harus diikuti langkah konkret, termasuk penggunaan anggaran secara tepat untuk memperkuat keamanan dan menyelesaikan akar persoalan.
“Siapkan anggaran untuk support keamanan. Selesaikan, tuntaskan semua persoalan yang ada di sini. Tidak bisa hanya lihat-lihat, abaikan-abaikan,” ujarnya.
Khawatir Konflik Meluas
Dolfin mengingatkan konflik Kwamki Lama harus segera ditangani agar tidak meluas ke wilayah lain dan menimbulkan persoalan baru.
“Jangan lempar bola ini di kandang kita. Jangan tunggu-tunggu puncak sana. Ini di kandang kita yang terjadi. Semakin lama nanti kena orang,” katanya.
Ia memastikan akan terus mendorong pemerintah agar segera mengambil tindakan konkret.
Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan konflik.
“Saya akan tekan terus berulang-ulang kali kalau tidak ada eksekusi,” pungkasnya. (*)
























Tinggalkan Balasan