PENYERAHAN – Ketua Panitia Standing Fight Martial Arts & Muaythai Open Tournament Se-Tanah Papua 2026, Kapten Laut Samsul Hadi, menyerahkan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet di Diana Mall Timika, Senin (13/7/2026). (FOTO: IST/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada insan olahraga melalui penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada ajang Standing Fight Martial Arts & Muaythai Open Tournament Se-Tanah Papua Tahun 2026 yang digelar di Diana Mall Timika, Senin (13/7/2026).

Perlindungan tersebut diberikan sebagai upaya memastikan para atlet, panitia, dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen memperoleh jaminan atas risiko kerja selama kegiatan berlangsung.

Penyerahan simbolis kepesertaan dilakukan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Kapten Laut Samsul Hadi selaku Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Dandenpomal), kepada perwakilan atlet.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan panitia penyelenggara dalam mewujudkan event olahraga yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas, tetapi juga mengutamakan aspek keselamatan dan perlindungan peserta.

Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Mimika, Gilang Rahadian Prahasto, mengatakan setiap aktivitas yang memiliki risiko, termasuk olahraga kompetitif, perlu mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Turnamen olahraga memiliki risiko cedera yang tidak dapat diprediksi. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para atlet memperoleh perlindungan sehingga dapat bertanding dengan lebih tenang dan fokus. Kami berharap semakin banyak penyelenggara kegiatan olahraga yang menjadikan perlindungan jaminan sosial sebagai bagian dari standar penyelenggaraan event,” ujarnya.

Program perlindungan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sesuai ketentuan yang berlaku.

Apabila peserta mengalami kecelakaan selama mengikuti turnamen, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat berupa pembiayaan perawatan hingga sembuh sesuai indikasi medis, serta santunan apabila terjadi risiko yang dijamin dalam program tersebut.

Standing Fight Martial Arts & Muaythai Open Tournament Se-Tanah Papua Tahun 2026 diikuti atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Tanah Papua.

Selain menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet berprestasi, turnamen ini juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi insan olahraga.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja di berbagai sektor, termasuk pekerja bukan penerima upah, komunitas olahraga, pelatih, wasit, panitia, hingga relawan kegiatan.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan perlindungan yang menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia, termasuk para atlet yang berprestasi di bidang olahraga.

BPJS Ketenagakerjaan berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak atlet dan insan olahraga di Tanah Papua yang terlindungi saat menjalankan aktivitasnya, sekaligus dapat terus berprestasi dengan rasa aman. (via)