MIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Pemerintah daerah berkomitmen menggelar perayaan yang lebih meriah dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat kampung.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi awal di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Rabu (10/6/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Abraham Kateyau, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, unsur TNI-Polri, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta perwakilan organisasi kepemudaan, perempuan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Bupati Mimika Johannes Rettob menekankan bahwa peringatan HUT RI tahun ini harus menjadi momentum kebersamaan, bukan sekadar upacara tahunan. Ia mengusulkan adanya pameran pembangunan untuk menunjukkan capaian kerja pemerintah kepada publik.
“Pemerintah harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah benar-benar bekerja untuk mereka. Selain itu, lomba-lomba tradisional di tingkat distrik, kampung, hingga RT dan RW harus dihidupkan lagi agar masyarakat merasa dekat dengan perayaan kemerdekaan,” kata Johannes.
Johannes juga mendorong adanya festival rakyat atau karnaval yang melibatkan pelaku UMKM, sektor swasta, dan berbagai komunitas. Hal ini diharapkan dapat menghidupkan suasana kemerdekaan sekaligus memperkuat rasa persatuan di Mimika.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyoroti pentingnya membangun kembali semangat nasionalisme, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, perayaan tidak boleh hanya berpusat di kota, tetapi harus menjangkau wilayah distrik dan kampung.
“Kita ingin masyarakat kembali memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Caranya adalah dengan melibatkan mereka secara langsung dalam kegiatan perayaan ini,” ujar Emanuel.
Penjabat Sekretaris Daerah Mimika Abraham Kateyau menambahkan, pembentukan panitia menjadi prioritas utama saat ini. Pemerintah daerah ingin persiapan dilakukan lebih awal agar seluruh tahapan kegiatan berjalan teratur dan tidak terkesan terburu-buru.
Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah usulan kegiatan menjelang bulan Agustus nanti.
Beberapa di antaranya adalah pawai budaya, lomba olahraga rakyat, festival kuliner, pameran pembangunan, hingga aksi kebersihan lingkungan.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, dan mempererat tali persaudaraan warga. (red)















Tinggalkan Balasan