Kepala KCP Bulog Mimika, Dedy Wahyudi
TIMIKA, timikaexpress.id — Badan Urusan Logistik (Bulog) Mimika memastikan ketersediaan stok beras menjelang Ramadan dalam kondisi aman.
Saat ini, stok beras yang ada mencapai sekitar 1.600 ton dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga hingga empat bulan ke depan.
Kepala KCP Bulog Mimika, Dedy Wahyudi, mengatakan wilayah kerja Bulog Mimika mencakup Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak.
Pasokan beras berasal dari Sulawesi dan Jawa Timur yang diangkut melalui jalur laut dari Surabaya dan Makassar.
“Dengan stok sekitar 1.600 ton beras PSO, kami pastikan ketersediaan beras aman hingga 3–4 bulan ke depan. Rata-rata penyaluran berkisar 300 sampai 400 ton per bulan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Penyaluran beras dilakukan melalui program PSO dan SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan), bekerja sama dengan sekitar 50 mitra, serta didukung TNI/Polri melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).
Penerima manfaat meliputi ASN, TNI, Polri, dan masyarakat umum.
Selain beras medium, Bulog Mimika juga menyediakan produk pangan komersial seperti beras premium, minyak goreng, dan gula pasir.
Penyaluran SPHP sendiri mencapai 150–200 ton per bulan.
Meski sempat terkendala cuaca pada Januari 2026, Dedy menegaskan distribusi saat ini berjalan lancar karena jadwal kapal pengangkut kembali normal, sehingga pasokan pangan di wilayah selatan Papua tetap terjaga. (cr-70)














Tinggalkan Balasan