TIMIKA,timikaexpress.id – Fasilitas Bandar Udara Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengalami kerusakan berat akibat pembakaran yang terjadi pada 24 November 2025. Kondisi tersebut menyebabkan bandara tidak dapat difungsikan sementara dan memerlukan penanganan serta pemulihan segera.
Kerusakan itu diketahui setelah Polres Mimika melakukan Patroli Gabungan dan Observasi di lokasi bandara pada Kamis (25/12/2025).
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario, melalui Kasie Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE, menyampaikan bahwa hasil observasi menunjukkan tiga bangunan permanen dan satu bangunan semi permanen di kawasan Bandara Kapiraya hangus terbakar.
“Kondisi ini mengakibatkan bandara tidak dapat difungsikan sementara, sehingga diperlukan langkah pengamanan lanjutan dan penanganan terpadu untuk mendukung pemulihan situasi keamanan,” ujar Iptu Hempy Ona.
Ia menjelaskan, rusaknya fasilitas bandara berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, keterbatasan akses transportasi udara, serta membuka peluang provokasi dan aksi lanjutan apabila tidak diantisipasi dengan pengamanan yang optimal.
Patroli gabungan tersebut dipimpin Kapolsek Mimika Barat Ipda Jamiludin, melibatkan tujuh personel Brimob BKO Yon B Pelopor Mimika dan empat personel BKO Polres Mimika. Kegiatan berlangsung pukul 10.00–14.35 WIT.
Dalam perjalanan menuju lokasi, petugas menemukan empat ranjau paku di jalur menuju bandara dan langsung melakukan pembersihan agar jalur aman dilalui. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendataan bangunan yang terbakar.
Setelah pendataan, personel kembali menuju Kampung Mogodagi dan memberikan bantuan bahan makanan kepada dua warga yang masih bertahan di kampung tersebut. Hingga patroli selesai, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Terkait pemulihan keamanan, Polres Mimika mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan koordinasi lintas sektor dalam rangka pemulihan fasilitas Bandara Kapiraya serta mendukung percepatan pembangunan Pos Polisi dan Pos Brimob di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Bupati Mimika Johannes Rettob saat kunjungan kerja ke Distrik Mimika Barat Tengah menyatakan pemerintah berencana membangun Kantor Polsek dan Koramil di sejumlah distrik pesisir. Untuk Kapiraya, pemerintah sempat mempertimbangkan pemanfaatan bangunan bandara sebagai pos keamanan sementara.
Namun, dengan kondisi bangunan bandara yang telah menjadi puing pascakebakaran, pemerintah daerah diharapkan segera menyiapkan alternatif fasilitas guna mendukung kehadiran aparat keamanan di wilayah tersebut. (*/)














Tinggalkan Balasan