FOTO BERSAMA – Badan Pengurus IKF Mimika Periode 2025–2030, foto bersama Pastor Rinto Dumatubun usai dikukuhkan dan diberkati di Ballroom Hotel Kanguru, Sabtu (13/12) (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Badan Pengurus (BP) Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika periode 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Ketua IKF Mimika, Gabriel Zezo, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ballroom Hotel Kanguru, Timika, Sabtu (13/12).
Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberkatan oleh Pastor Rinto Dumatubun, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dan moral dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Prosesi tersebut dihadiri Ketua Pengurus YPMAK Dr. Leonardus Tumuka, perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), para tokoh masyarakat, sesepuh Flobamora, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua IKF Mimika Gabriel Zezo menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat Suku Amungme dan Kamoro sebagai pemilik hak ulayat di Kabupaten Mimika.
“Dengan segala kerendahan hati, kami mengakui dan menghargai bahwa di tanah inilah kami hidup, mencari berkat, dan membesarkan keluarga,” ujar Gabriel.
Ia menegaskan, penerimaan yang tulus dari masyarakat adat menjadi fondasi kuat bagi warga Flobamora untuk terus menjaga harmoni, ketertiban, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Mimika yang majemuk.
“Tanah ini telah menjadi rumah kedua kami. Karena itu, sudah menjadi komitmen kami untuk menjaganya dengan penuh hormat dan tanggung jawab,” katanya.
Gabriel menjelaskan, pengukuhan Badan Pengurus IKF Mimika periode 2025–2030 bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memastikan keberlanjutan kepemimpinan, serta meningkatkan peran IKF sebagai wadah pemersatu warga Flobamora asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Mimika.
Selain itu, pengukuhan ini menjadi momentum untuk mempertegas arah dan program kerja organisasi agar lebih terstruktur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan sosial kemasyarakatan.
“Flobamora bukan sekadar organisasi kedaerahan, melainkan rumah besar yang mempersatukan kami dalam semangat kekeluargaan, kebudayaan, dan kebersamaan di tanah rantau,” ungkapnya.
Menurut Gabriel, IKF diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antarwarga Flobamora, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.
Apresiasi Pengurus Lama dan Harapan ke Depan
Pada kesempatan tersebut, Gabriel juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengurus IKF Mimika periode 2020–2025 atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan organisasi.
“Pengurus sebelumnya telah menjaga keberlangsungan organisasi, memelihara martabat Flobamora, serta merawat rumah besar ini sehingga api persaudaraan tetap menyala,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengukuhan pengurus baru menandai awal tanggung jawab besar ke depan.
Oleh karena itu, pengurus yang baru diharapkan dapat bekerja secara profesional, mengedepankan musyawarah, menjunjung tinggi nilai budaya, serta menjaga nama baik organisasi.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi bentuk pelayanan dan pengabdian. Mari kita jalankan dengan integritas, ketulusan, dan tanggung jawab moral yang tinggi,” pesannya.
Lebih lanjut, IKF Mimika berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Mimika,” pungkas Gabriel.
Sebelum pengukuhan, pengurus dan warga IKF Mimika terlebih dahulu menggelar ritual adat serta prosesi penyerahan Ketua IKF terpilih yang diiringi tarian adat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak, ditutup dengan tarian adat dan joget bersama. (vis)














Tinggalkan Balasan