TIMIKA, timikaexpress.id — Bupati Mimika, Johannes Rettob, menekankan pentingnya inovasi digital dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menghadirkan layanan publik yang efektif dan mudah diakses masyarakat.
Salah satu contoh inovasi tersebut adalah aplikasi SIPOLI (Sistem Pendaftaran Online Pasien) milik RSUD Mimika.
Aplikasi yang bisa diunduh melalui play store di smartphone sehingga pasien mendaftar rawat jalan secara daring, melihat jadwal dokter, memantau ketersediaan tempat tidur, termasuk menyampaikan pengaduan.
“Lewat SIPOLI, warga bisa tahu dokter yang praktik dan tidak perlu antre lama. Tapi harus terus disosialisasikan supaya masyarakat lebih tahu,” ujar Bupati John Rettob dalam Rapat Dewan Smart City III di Hotel Horison Ultima, baru-baru ini.
Ia menambahkan, masih banyak warga belum memanfaatkan layanan ini sehingga antrean di rumah sakit masih terjadi.
Selain SIPOLI, Dinas Ketahanan Pangan Mimika juga dinilai berhasil dengan program Toko Tani Keliling yang membeli hasil panen petani lokal dan menjualnya kembali dengan harga terjangkau.
“Program ini menekan inflasi dan membantu Mama-mama Papua agar hasil kebunnya bisa langsung dibeli pemerintah,” jelasnya.
Bupati juga mengungkap rencana pengembangan aplikasi Mimika Center, yang akan menjadi kanal informasi dan pengaduan warga terkait pembangunan daerah.
“Tahun depan kalau aplikasinya jadi, kita buat Perdanya. Kalau laporan warga tidak cepat ditindaklanjuti, anggaran OPD bisa dipotong,” tegasnya.
Ia menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong untuk menata sistem pemerintahan berbasis Smart City.
“Kita ingin layanan publik di Mimika semakin cepat, mudah, dan terbuka tanpa diskriminasi,” tandas John Rettob. (via)














Tinggalkan Balasan