Bupati Mimika Johannes Rettob (FOTO: DOK/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyiapkan dua sekolah di Kokonao, Distrik Mimika Barat, untuk penerapan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) bekerja sama dengan Universitas Papua (Unipa) Manokwari.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Timika, Selasa (30/9/2025), mengatakan dua sekolah yang akan menjadi percontohan program SSH yaitu SD YPPK Kokonao dan SD Negeri Kokonao.

Peluncuran program ini dijadwalkan pada Oktober 2025, dengan seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Pekan ini kami akan menandatangani nota kesepahaman dengan Unipa untuk pelaksanaan program SSH di Kokonao,” kata Rettob.

Menurutnya, model pembelajaran SSH berbeda dengan pola asrama karena siswa tetap tinggal di rumah bersama orang tua, namun sekolah menyediakan sarapan pagi, makan siang, hingga makan sore.

Pembelajaran berlangsung pukul 07.00–13.00 WIT, dilanjutkan istirahat makan siang, kemudian kegiatan ekstrakurikuler dan tambahan pelajaran hingga pukul 17.00 WIT.

Rettob menilai program ini tepat diterapkan di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika, di mana tidak semua keluarga mampu menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

“Dengan adanya SSH, sekolah tidak perlu lagi mendapatkan program MBG (Makan Bergizi Gratis) karena makanan siswa sudah disiapkan penuh di sekolah. Kami berharap program ini bisa menurunkan angka putus sekolah di Mimika,” ujar mantan Wakil Bupati Mimika periode 2019–2024 itu.

Selain tenaga guru yang sudah ada, Pemkab Mimika juga akan merekrut enam guru baru dengan spesifikasi khusus untuk membantu siswa mandi di sekolah serta menyiapkan makan pagi, siang, dan sore.

“Guru-guru ini akan tinggal di sekolah untuk mengatur siswa. Kami juga akan memperbaiki fasilitas MCK, ruang makan, dan locker untuk penyimpanan barang siswa,” jelas Rettob. (ant)