SERAHKAN – Ketua Pokja Suku Damal, Yohanes Magai, S. MTh., S. Sos saat menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada Kepala Divisi Monev Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku disela-sela monev di Sekretariat Pokja Suku Damal, Selasa (30/9/2025) (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), kembali melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program sosial ekonomi.
Kali ini Monev menyasar Kelompok Kerja (Pokja) Suku Damal, Distrik Mimika Baru, Selasa (30/9/2025).
Tim Monev dipimpin Kepala Divisi Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku, dan disambut Ketua Pokja Suku Damal, Yohanes Magai, S.MTh., S.Sos., bersama jajaran pengurus.
Monica mengatakan, program yang dijalankan Pokja Suku Damal telah sesuai dengan perencanaan dan mekanisme YPMAK.
“Ini merupakan suatu pencapaian yang baik, ada bukti bahwa sebagian penerima manfaat sudah berhasil,” ujarnya.
Meski begitu, ia berharap Pokja dapat menyajikan data lebih detail terkait jumlah penerima manfaat yang berhasil maupun belum berhasil.
“Agar bisa dilakukan pendampingan supaya semuanya dapat berhasil dengan baik,” tambahnya.
Ketua Pokja, Yohanes Magai, mengakui sebagian masyarakat sudah mampu mengembangkan usahanya, namun ada pula yang belum berhasil.
“Kami tetap dorong agar semua bisa berhasil. Tetapi kalau ada yang tidak mau berusaha, akan kami ganti dengan orang lain, karena banyak juga yang ingin maju,” tegasnya.
Sejak 2022, lanjut Yohanes, program subsidi berjalan dengan baik, sementara program Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga diupayakan agar tetap berlanjut.
“Saya akan terus mendorong Pokja Suku Damal agar masyarakat kami bisa lebih maju demi membawa nama baik PTFI dan YPMAK,” pungkasnya. (via)














Tinggalkan Balasan