Harapkan Kedamaian dan Kebebasan

SUGAPA, TIMIKAEXPRESS.id –
Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, ratusan warga Kampung Eknemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, memilih mengungsi ke lokasi penampungan di Yokatapa.

Data yang diperoleh menyebutkan jumlah pengungsi mencapai 310 jiwa, terdiri atas 150 perempuan, 90 laki-laki, dan 70 anak-anak.

Mereka berasal dari tiga gereja di Kampung Eknemba.

Dalam kesempatan itu, para pengungsi menyampaikan pesan moral kepada pemerintah.

Mereka menegaskan bahwa kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 adalah anugerah terbesar bangsa Indonesia, namun hingga kini masih belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Intan Jaya.

Warga mengeluhkan kondisi keamanan yang belum kondusif akibat konflik bersenjata antara aparat keamanan dan kelompok sipil bersenjata.

“Suara letusan senjata masih sering mengalahkan tawa anak-anak. Kami rindu hidup damai tanpa bayang-bayang konflik,” demikian pernyataan warga.

Mereka berharap anak-anak bisa kembali bersekolah dengan aman, para petani kembali menggarap ladang, dan keluarga bisa hidup tanpa rasa takut kehilangan orang-orang yang dicintai.

Pada momentum peringatan HUT ke-80 RI ini, warga mendesak pemerintah menghentikan pertumpahan darah, membangun jembatan perdamaian yang nyata, serta memastikan kemerdekaan dapat dirasakan seluruh rakyat, termasuk di Intan Jaya.

“Kami percaya, kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari rasa takut, kekerasan, dan memiliki kesempatan untuk masa depan yang lebih baik,” kata salah seorang perwakilan warga.

Mereka juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah nyata untuk menjamin keamanan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, agar masyarakat dapat kembali menikmati kemerdekaan di tanahnya sendiri. (*/)