APEL – Para ASN dan honorer di lingkup Pemkab Mimika saat mengikuti apel gabungan pada Senin (14/7/2025) (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id -Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Emanuel Kemong, menyebut bahkan menyoroti banyaknya perjalanan dinas para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika yang jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Penegasan ini disampaikan Wabup Emanuel Kemong saat memimpin apel gabungan OPD di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) SP3, Senin (14/7/2025).
“Anggaran perjalan dinas para kepala OPD cukup tinggi dan meningkat berdasarkan temuan BPK,” terangnya.
Hal ini tentunya menuai sorotan public karena bertentangan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
“Seharusnya OPD bisa memilah-milah perjalanan dinas. Kalau memang urgen dan penting bisa dilakukan, tapi kalau hanya sebatas koordinasi, hemat saya patut dipertimbangkan, karena sudah ada instruksi bahwa biaya perjalanan dinas harusnya dikurangi, tapi seolah tidak diindahkan di lingkup Pemkab Mimika,” serunya.
Padahal waktu pemeriksaan BPK, perjalanan dinas kepala-kepala OPD di lingkup Pemkab Mimika jadi perhatian serius karena adanya temuan cukup tinggi.
Ke depan hal ini harus menjadi atensi, dan harus dievaluasi, terlebih dalam penyajian administrasinya.
“Kalau ada kegiatan yang bisa dihadiri oleh staf atau para Kabid (Kepala Bidang), maka tidak harus kepala OPD yang hadir, karena dengan Inpres terkait efisiensi anggaran, maka seluruh kepala OPD dapat mengurangi perjalanan dinas keluar daerah tanpa ada alasan yang jelas,” tegasnya.
Ia menambahkan, ada pengecualian untuk bupati atau wakil bupati termasuk pimpinan tingkat atas, hal itu lumrah karena berkaitan dengan wewenang tugas dan tanggung jawab.
“Semua agenda kegiatan harus ada evaluasi, dan tolong kurangi perjalanan dinas yang tidak urgen atau tidak harus dilakukan, karena biayanya sangat tinggi selama ini,” pungkasnya. (eno)













Tinggalkan Balasan