EVAKUASI – Tampak jenazah korban BF saat dievakuasi ke rumah duka pada Minggu (5/1/2025) (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Seorang pendulang emas tradisional asal Lamdesar Timur, Tanimbar, berinisial BF (48) ditemukan tewas setelah terjatuh dari jembatan gantung (penyeberangan) di Kali Kabur, Mile Point (MP) 48 PT Freeport Indonesia (PTFI), Distrik Kuala Kencana, Mimika-Papua Tengah pada Minggu (5/1/2024).
BF terjatuh akibat hilang keseimbangan saat menyeberangi jembatan gantung yang terbuat dari sling baja.
Kapolsek Kuala Kencana, AKP Stefanus Yimsi kepada Timika eXpress, Senin (6/1/2025), menerangkan korban BF terjatuh dan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan saksi, Jefri Adamfun (37), korban sebelumnya beranjak dari camp pendulangan pergi berbelanja dari MP 48 sekitar pukul 05.30 WIT.
Setelah itu korban kembali menyeberang Kali Kabur melalui jembatan gantung yang hanya terbuat dari sling baja.
Setelah menyeberang, korban seketika tidak bisa menjaga keseimbangan hingga akhirnya terjatuh tepat di pinggir kali dari atas jembatan tersebut.
“Saat itu juga rekan-rekan pendulang lainnya langsung mengecek keadaan korban, hanya saja BF sudah meninggal dunia akibat benturan benda keras,” ungkapnya.
Rekan-rekan korban kemudian mengevakuasi jazad BF ke camp pendulangan di MP 48 sembari menunggu jemputan mobil ambulance.
Jenazah BF pun akhirnya dievakuasi ke rumah duka di belakang Kantor Pengadilan Agama Timika sekitar pukul 16.32 WIT, sebelum akhirnya dimakamkan oleh keluarganya. (via)








Tinggalkan Balasan