Vifki Leondo (FOTO : ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax kosong di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Mimika, Papua Tengah.
Kondisi ini cukup banyak dikeluhkan masyarakat Mimika.
Pasalnya, kelangkaan bahkan kosongnya BBM jenis Pertamax, ini sudah sering terjadi, yakni pada awal September, kemudian November 2024 lalu.
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Vifki Leondo, menyebut kekosongan Pertamax dikarenakan keterlambatan kapal pengngakut dan faktor cuaca di laut yang kurang bersahabat.
“Kekosongan juga diakibatkan keterlambatan penebusan BBM khususnya jenis pertamax oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima Timika eXpress, Senin (16/12/2024).
Penyebab lain karena tingginya permintaan konsumen menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Untuk mengatasi kondisi ini, kata Vifki, pihaknya terus mem-push tim operasional agar segara mengoperasikan kapal bantuan.
“Kami tetap tanggulangi kekosongan Pertamax dengan mengoptimalkan kapal yang ada agar stok BBM di Kabupaten Mimika tetap ada, dan jangan sampai kosong,” ujarnya.
Meski terjadi kekosongan Pertamax, namun BBM lainnya dipastikan aman.
Adapun persediaan (stock) BBM terkini di Mimika, diantarnya Pertalite 1000 KL, Biosolar 2.400 KL, Minyak Tanah 300 KL dan Avtur sebanyak 1000 KL. (bob)








Tinggalkan Balasan