FOTO BERSAMA – Priska Kuum, S.IP., MM, Kepala Dinas DP3AP2KB saat berfoto bersama dengan peserta di Gedung Babaigo Keuskupan Timika pada, Kamis (12/12) (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melaksanakan advokasi, Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), di Gedung Babaigo Keuskupan Timika pada, Kamis (12/12).

Pengendalian penduduk dan keluarga bencana sesuai kearifan budaya lokal tentang Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Tahun Anggaran 2024.

Priska Kum, Kepala Dinas DP3AP2KB saat dihubungi Timika eXpress Minggu (15/12) mengatakan, kegiatan difokuskan kepada setiap distrik dan kampung, setiap kader Posyandu yang ada di Kabupaten Mimika.

Para peserta juga mendapatkan bekal ilmu pelayanan keluarga dalam tujuan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, melaksanakan fungsi keluarga secara optimal, serta peningkatan akses dan peluang penerimaan informasi dan sumberdaya ekonomi.

Sedangkan Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, Baduta/Balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu.

Melalui pemanfaatan sumberdaya lokal (termasuk bahan pangan lokal) yang dapat dipadukan dengan sumberdaya/kontribusi dari mitra lainnya.

“Para peserta juga akan diberikan, peralatan dapur, kompor dan dandang, makanan tambahan yang bergizi yang akan digunakan untuk mengatasi stunting,” ujarnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini ada perubahan dan penurun angka stunting di Kabupaten Mimika. Dan kedepannya pada program berikutnya DP3AP2KB akan difokuskan pada kampung-kampung di setiap distrik.(bob)