OLAH TKP – Personel Satreskrim Polres Mimika melakukan olah TKP terhadap helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service yang dibakar di Distrik Alama, Kabupaten Mimika,Papua Tengah. (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service, yang diawaki pilot Glenn Malcolm Conning (almarhum) dibakar di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Namun, tidak diketahui kapan helikopter tersebut dibakar, termasuk siapa yang melakukannya pasca pembunuhan pilot Glenn Malcolm Conning pada 5 Agustus 2024 lalu.
Hanya saja, pihak Satuan Reserse dan Kriminl (Satreskrim) Polres Mimika telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Sadiq kepada awak media, Senin (28/10/2024), mengungkapkan kasus pembakaran heli di Alama ini terjadi beberapa waktu lalu.
“Ini diduga merupakan satu rangkaian dengan kasus pembunuhan seorang pilot Warga Negara Asing (WNA),” ujarnya.
Padahal, lanjut AKP Fajar, sebelum dilakukan olah TKP atas pembunuhan pilot WNA tersebut, kondisi heli masih utuh.
“Sebelum terbakar atau dibakar, pihak PT Intan Angkasa Air Service telah merencanakan evakuasi heli tersebut ke Timika, tapi kemarin waktu mau evakuasi untuk dijadikan barang bukti, saat tiba di Alama, heli sudah dalam keadaan hangus terbakar,” ujarnya.
Adapun dalam proses olah TKP, petugas kepolisian setempat telah mengambil beberapa sampel termasuk puing-puing helikopter yang terbakar guna penyelidikan lebih lanjut.
“Kami tidak temukan selongsong peluru di sekitar TKP, bahkan kami sudah arahkan pihak maskapai untuk membuat laporan polisi terkait kasus pembakaran heli,” imbuhnya.
Hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan, apakah aksi pembakaran heli ada keterkaitan dengan pelaku pembunuhan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru. (via)









Tinggalkan Balasan