AMANKAN – LM, pelaku yang memanah AQU saat diamankan polisi (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Ditengarai dalam kondisi mabuk, seorang warga brinisial LM memanah warga lainnya yang ketika itu melintasi jalan poros SP5-Irigasi, tepatnya di Jembatan Waker, Distrik Mimika Baru, Mimika-Papua Tengah, Minggu (27/10) sekitar pukul 11.45 WIT.

Aksi nekat yang dilakukan LM ini sempat viral di Whatsapp Group (WAG) seperti halnya pesan yang diterima Timika eXpress, tertulis, “selamat siang, bagi basudara jangan lewat Jembatan Waker, karena sedang ganas ini, masyarakat panah orang yang lewat dengan motor dan mobil, banyak yang sudah kena panah ini, saya hampir kena, tapi saya sudah lolos lari”.

Untungnya, anggota kepolisian setempat yang sigap dan tanggap, setelah mengetahui LM berulang, tidak butuh waktu lama, yang bersangkutan (LM-Red) pun diamankan anggota Polsek Mimika Baru.

RAWAT – AQU yang dipanah sementara dirawat di RSUD Mimika sejak Minggu (27/10/2024).

Sebelumnya, aksi LM membuat warga yang berkendaraan sempat tertahan lantaran takut dan khawatir sebab LM menenteng busur dan anak panah.

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha kepada awak media membenarkan jika pelaku LM sudah diamankan di sel tahanan Polsek Mimika Baru.

“Jadi, LM itu mabuk Miras kemudian melakukan pemanahan secara random hingga menciderai korban AQU, yang sementara dirawat di RSUD Mimika,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Polres Mimika, ini pun mengimbau kepada seluruh Mimika agar agar jangan membawa alat tajam (Sajam) saat bepergian.

“Kami harap semua elemen masyarakat, para kepala kampung, RT dan RW supaya imbau warganya tidak membawa sajam saat keluar rumah,” pesannya menambahkan bahwa sajam termasuk busur dan anak panah bisa dibawa saat ada acara pertunjukkan seni dan budaya.

Atas perbuatannya, Kapolres menegaskan jika LM tetap diproses hukum, meski tidak ada motif lain dari kasus ini. (via)