TERGELETAK – Tampak korban tergeletak di Gang Degama, Kebun Sirih-Timika, Senin (28/10/2024) (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Seorang pemuda tanggung yang belakangan diidentifikasi bernama Alipius Walubun, ditemukan terkapar dan telah meninggal dunia di belakang Gang Degama, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Mimika-Papua Tengah, Senin (28/10/2024) sekitar pukul 08.00 WIT.
Atas naas yang menimpa Alipius Walubun, oleh pihak Polsek Mimika Baru masih mendalaminya.
Kaplsek Mimika Baru, AKP J. Limbong kepada Timika eXpress, Senin kemarin menerangkan, sebelum Alipius Walubun ditemukan meninggal dunia, pada malam itu ada acara pesta ulang tahun.
Saat itu pula, ada sekelompok pemuda mengkonsumsi miras hingga terjadi cekcok dan berujung perkelahian diantara mereka.
“Jadi, dari perkelahian yang terjadi, korban ada dua orang, yaitu Alipius Walubun alias AW (21) dan Isodorus Maratan alias IM (20), hanya saja Isodorus Maratan masih dirawat di RSUD Mimika,” ujarnya.
Dikatakannya, Isodorus Maratan dirawat di RSUD lantaran menderita luka tusuk di dada kiri dan rusuk kiri.
Sedangkan Alipius Walubun menderita luka serius di bagian punggung.
“Kami sudah minta keterangan dari beberapa orang saksi, yang menerangkan awalnya mereka minum Miras bersama di TKP, kemudian ada yang ajak korban menari (goyang), dan seketika itu terjadi penganiayaan terhadap korban,” paparnya.
Terkait kejadian tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Mimika Baru kini masih mengumpulkan keterangan guna mengungkap kasus penganiayaan berujung maut.
“Kita masih kumpul keterangan, tetapi saksi kuat, yang juga korban IM masih dirawat di RSUD. Kita juga masih menunggu hasil visum,” ungkapnya.
Dimana pihak kepolisian setempat belum bisa menetapkan pelaku atas kasus penganiayaan berujung maut tersebut.
“Kami belum bisa tetapkan pelaku karena masih dalami dengan mengumpulkan keterangan para saksi,” tuturnya.
Adapun, jenazah Alipius Walubun sudah dibawa pihak keluarga dan sementara disemayamkan di rumah duka, Jalan Anggrek. (via)









Tinggalkan Balasan