FOTO BERSAMA – Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan saat berfoto dengan para juri dan peserta dalam kegiatan cipta menu di balai Jalan Poros SP2- SP5 pada, Senin (14/10). (FOTO:ELISA/TIMEX)
TIMIKA,TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan lomba cipta menu yang diikuti oleh enam distrik di Mimika yaitu, Distik Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana, Mimika Timur, Iwaka dan Kwamki Narama.
Kegiatan melibatkan tiga orang peserta dari setiap distik dan tim juri dari Kemenpan Jayapura, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Dinas Kesehatan Bidang Gizi dan Chef Hotel Horison, yang dilaksanakan di balai kantor di Jalan Poros SP2- SP5 pada, Senin (14/10).
Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan mengatakan, kegiatan Lomba Cipta Menu (LCM) ini, melibatkan enam distik yang selalu menjadi fokus kegiatan dan pelatihan dan belajar resep dari menu pangan lokal.
Menu ini dibuat supaya ibu-ibu ini kreatif, bisa menciptakan menu baru dengan bahan pangan lokal supaya menu mereka ini beragam dan disiapkan resep.
“Jadi ditulis, resep agar dapat dipahami menjadi pegangan untuk kita di tahun berikutnya,”katanya.
Hasil dari kegiatan ini yang mendapat juara pertama harus bisa demo masak pada kegiatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh di pada 16 Oktober di Gedung Eme Neme Yauware.
Yulius mengatakan, yang dicari dalam kegiatan ini adalah resep, bukan hasil dari masakannya, kerena jika sudah ada resepnya pasti makanan tersebut dapat dibuat. Jangan belajar dari resep orang lain tapi tidak bisa menciptakan menu kreatif berbahan pangan lokal.
“Peserta ini harus belajar, tapi juga harus kreatif menciptakan menu-menu yang bernilai gizi,”katanya.
Sementara Herlina Imea, SIP,MMP Ketua Panitia mengatakan, tujuan kegiatan lomba cipta menu pengolahan pangan beragam bergizi seimbang dan Aman (B2SA).
Selain itu, meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat Kabupaten Mimika akan pentingnya mengkonsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan aman, mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu pangan beragam bergizi seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal.
Kemudian Membangun budaya Keluarga untuk gemar mengkonsumsi aneka menu makanan beragam bergizi seimbang dan aman, untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar rumah (pekarangan) masing masing keluarga.(bob)








Tinggalkan Balasan