CORET – Tampak Siswa-siswi Kelas XII SMK Negeri 3 Kesehatan Timika terlihat saling coret-coret pakaian seragam usai mendengar hasil kelulusan, Senin (6/5). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 313 siswa-siswi di SMK Negeri 3 Kesehatan yang terletak di Jalan Cendrawasih Timika, Distrik Mimika Baru, Mimika-Papua Tengah dinyatakan lulus 100 persen, setelah mendengar hasil kelulusan tahun ajaran 2023/2024 di SMK Negeri 3 Kesehatan Timika pada Senin (6/5).
Setelah menerima amplop kelulusan tersebut, ratusan siswa langsung merayakan hasil kelulusan di halaman sekolah dengan melakukan aksi saling coret-coret seragam.
Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kesehatan Timika, Maria Bala kepada Timika eXpress mengatakan, sebanyak 313 siswa-siswi di sini, semuanya lulus 100 persen.
“Jadi, lulusan ini terbagi dalam 3 jurusan yaitu jurusan Asisten Keperawatan sebanyak 149 siswa. Kemudian jurusan Teknologi Laboratorium ada 76 siswa dan Farmasi Klinis sebanyak 88 siswa,” jelasnya.
Walaupun demikian, Maria mengakui bahwa seluruh siswa telah diimbau untuk tidak mencoret seragam dan melakukan konvoi dan hanya diizinkan untuk merayakannya di dalam halaman sekolah hingga pukul 14.00 WIT.
“Saya sudah tegaskan supaya tidak boleh lakukan aksi coret-coret dan konvoi. Saya hanya izinkan mereka foto-foto bersama dan nyanyi-nyanyi bersama di halaman sekolah hingga pukul 14.00 WIT. Saya juga sudah ingatkan ke semua orang tua agar memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah setelah pukul 14.00 WIT. Dan apabila ada siswa-siswi yang melakukan konvoi diatas pukul 14.00 WIT, itu menjadi tanggung jawab orang tuanya masing-masing,” jelasnya.
Maria menambahkan, untuk SMK Negeri 3 Kesehatan Timika tahun ini tidak menentukan kategori siswa dengan nilai tertinggi, tapi lebih mengutamakan pencapaian prestasi yang dinilai mulai dari semester I, kemudian didorong melalui peningkatan nilai.
Sementara itu, penerapan kurikulum merdeka belajar telah diterapkan sejak Tahun 2023 lalu di semua kelas, dan akan diterapkan sepenuhnya di tahun ajaran baru yang akan datang.
“Memang saat ini kami masih gunakan Kurikulum 13 (K13), tapi kurikulum merdeka belajar sudah kita diterapkan sejak Tahun 2023 lalu,” jelasnya. (glt)















Tinggalkan Balasan