QATAR, TimeX
Timnas Indonesia U-23 tertinggal dua gol pada pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar, Senin (29/4/2024).
Gol pertama terjadi di menit ke-68 lewat tembakan kaki kiri penyerang Uzbekistan Husain Norchaev.
Menyusul gol kedua tercipta di menit ke 78. Gol kedua tercipta lantaran Indonesia hanya bermain 10 pemain setelah Rizky Ridho dikartu merah oleh wasit Shen Yinhao karena menendang dengan keras paha dari pemain Uzbekitan. Atas kemenangan ini, Uzbekistan lolos ke final dengan menunggu lawan Timnas U-23 antara Jepang kontra Iraq.
Jalannya pertandingan sejak awal babak pertama, Uzbekistan langsung bermain menyerang.
Sementara pemain Indonesia masih mencoba mencari sentuhan terbaik dengan mempelajari permainan tim lawan.
Penyerang Uzbekistan Ulugbek Khusanov mengancam gawang Indonesia lewat tembakan, namun masih bisa diblok kiper Indonesia Ernando Ari.
Di menit ke-19 Ulugbek Khusanov kembali mengancam gawang Indonesia, namun tembakannya masih melenceng di sisi kiri tiang gawang Indonesia.
Pada menit ke-27 Indonesia mendapatkan tendangan bebas setelah Witan Sulaeman dijegal pemain Uzbekistan, namun masih di luar kotak penalti.
Wasit Shen Yinhao awalnya memberikan tendangan bebas untuk Indonesia tapi setelah melihat VAR dan berdiskusi dengan wasit VAR asal Thailand yakni Sivakorn Pu-udom mengenai possible penalti, malah wasit asal China itu membatalkan keputusan tendangan bebas dan tidak memberikan penalti untuk Indonesia.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir skor Indonesia vs Uzbekistan masih 0-0.
Di menit ke-56 pemain Uzbekistan mengancam gawang Indonesia lewat tembakan Oisher Odilov, namun bola masih melenceng di sisi kanan gawang Indonesia.
Pada menit ke-58 Shin Tae Yong mendapatkan kartu kuning dari wasit Shen Yinhao lantaran kecewa dengan keputusan kontroversial wasit yang memberikan pelanggaran terhadap Uzbekistan saat momen Rizky Ridho mencoba merebut bola dari belakang.
Padahal Rizky Ridho sama sekali tidak melakukan pelanggaran. STY pun marah-marah ke wasit hingga akhirnya diberi peringatan dengan kartu kuning.
Usai dikartu kuning STY tampak mempelototi wasit dan mencak-mencak ke asisten wasit.
Pada menit ke-61 Indonesia berhasil unggul 1-0 atas Uzbekistan berkat gol Muhammad Ferarri, tapi akhirnya dianulir.
Ferarri melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti usai memanfaatkan bola liar usai kiper Uzbekistan membuang bola.
Wasit Shen Yinhao sempat mengecek VAR dan akhirnya membatalkan gol untuk Indonesia karena sebelum Ferarri mencetak gol, Ramadhan Sananta lebih dulu terjebak offside. Skor masih 0-0.
Timnas Indonesia U-23 tertinggal 0-1 pada menit ke-68 lewat gol penyerang Uzbekistan Husain Norchaev melalui tembakan kaki kiri usai meneruskan assist Muhammadqodir Hamraliev lewat umpan silang.
Dalam pertandingan ini tiga perubahan pemain dilakukan pelatih Shin Tae Yong dalam starter melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Korea Selatan yaitu Ramadhan Sananta, Muhammad Ferarri, dan Fajar Fathur Rahman menjadi starter dalam pertandingan ini.
Pelatih asal Korea Selatan itu memberikan kepercayaan penuh kepada kiper Ernando Ari Sutaryadi guna mengawal gawang Timnas U-23.
Ernando memberikan peran penting dalam mengantar Indonesia ke semifinal setelah menepis dua tendangan penalti Korea Selatan di babak perempat final.
Dalam deretan pemain belakang, Muhammad Ferarri menggantikan Komang Teguh. Bersama kapten Rizky Ridho, dan Justin Hubner, Ferarri menjadi trio bek tengah Garuda Muda.
Pergantian pemain juga terjadi di posisi wingback kanan. Muhammad Fajar Fathur Rahman menggantikan Rio Fahmi. Sedangkan wingback kiri tetap diisi Pratama Arhan.
Sementara Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On menjadi jangkar di lini tengah Tim Merah Putih. Jenner dan Nathan ditugaskan menjaga keseimbangan Timnas U-23 dalam bertahan dan menyerang.
Untuk dua posisi penyerang sayap, Witan Sulaeman dan Marselino Ferdinan juga dapat kepercayaan penuh dari STY.
Untuk penyerang utama, absennya Rafael Struick karena akumulasi kartu kuning digantikan dengan Muhammad Ramadhan Sananta. (tim)









Tinggalkan Balasan