Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya (FOTO: DOK/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kasus malaria dan Demam Berdara (DBD) di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, dan sekitarnya terus mengalami peningkatan hingga 50 persen. Saat ini berbagai upaya telah dilakukan Puskemas Mapurujaya untuk menekan kasus tersebut.

Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya, mengatakan, kasus malaria yang ditangani saat ini naik  50 persen. Pasalanya, sejak Maret kasus malaria berada di angka 230 kasus, kini naik 316 kasus, begitu juga DBD, sejak Ferbuari sampai dengan saat ini, sudah di angka 20 kasus.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan, dengan memberikan edukasi cara hidup sehat, kami terus mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dengan mengedukasi tentang 3M, yaitu Menguras Membersihkan dan Mengubur,” ujar Onna saat ditemui di Jalan Anggrek, Jumat (5/4).

 Meski begitu, kembali kepada pola hidup sehat, setiap masyarakat, dengan adanya kasus malaria dan DBD yang terus meningkat, membuktikan masyatakat masih kurang menyadari pentingnya kebersihan lingkungan, apalagi akhir-akhir ini sering hujan di sore hari dan panas di pagi hingga siang hari, kondisi ini memicu terjadinya perkembangbiakan nyamuk malaria dan DBD.

“Biasanya jika kita temukan kasus, kita langsung  turunkan tim untuk melakukan fogging, namun, fogging hanya bisa membunuh nyamuk dewasa dan jentik tidak, ini yang kadang kurang dipahami,” terang Onna.

Dengan demikian, meski upaya keras sudah dilakukan tetapi tidak didukung oleh pola hidup sehat masyatakat, maka usaha tersebut sia-sia. (ela).