PEMERIKSAAN– Petugas saat melakukan pemeriksaan mata terhadap Benediktus Kareyau di Puskesmas Mapurujaya, Rabu (27/3). (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Menyosong hari ulang tahun (HUT) ke-57, PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar layanan kesehatan mata gratis dengan mengusung tema “Berkarya untuk Indonesia”.

Layanan kesehatan mata gratis bagi warga di wilayah Distrik Mimika Timur dilaksanakan di Puskesmas Mapurujaya, Rabu (27/3).

Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya kepada awak media di sela-sela pelayanan kesehatan tersebut mengatakan, Puskesmas Mapurujaya sudah berkolaborasi bersama PTFI, YPMAK, Pangan Sari Utama, Pemda Mimika dan Perdami dalam layanan kesehatan mata gratis tersebut.

Onna menambahkan, Puskesmas Mapurujaya merupakan salah satu Puskesmas di Timika yang warganya merasakan dampak lingkungan kerja dari PTFI. Sehingga dilakukan layanan kesehatan mata gratis kepada semua kalangan masyarakat di wilayah Distrik Mimika Timur.

Lanjut Onna, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi terkait layanan kesehatan mata gratis tersebut dari kampung ke kampung dan warga Timika semenjak tiga hari lalu.

Dalam layanan kesehatan mata gratis tersebut, masyarakat ataupun pasien yang mendaftar bukan hanya dari wilayah Distrik Mimika Timur saja, tetapi ada juga yang dari Kota Timika bahkan Kokonao, Mimika Tengah.

“Sudah ada 130 masyarakat atau pasien yang mendaftar, dan pendaftar itu bukan hanya dari Mimika Timur, tetapi ada juga dari Timika dan Kokonao,” jelasnya.

Tambah Onna, ada 4 dokter spesialis mata yang melakukan layanan kesehatan mata gratis tersebut yaitu dr. Margaret Indirawati Lebang, Sp.M, dr. Dewi Alfianti, Sp. M, dr. Felix L. Tobing, dan dr. Bianca Magdalena dibantu oleh tiga orang perawat. Para dokter tersebut ada yang didatangkan dari Jakarta, RSMM Timika dan RSUD Timika.

Selain itu, Kepala Puskesmas Mapurujaya pun mengucapkan terima kasih kepada PTFI, YPMAK, Pangan Sari Utama, Pemda Mimika dan Perdami dalam menggelar layanan kesehatan mata gratis di Puskesmas Mapurujaya.

“Terima kasih sudah mempercayakan kami, Puskesmas Mapurujaya sebagai tuan rumah dalam layanan kesehatan mata gratis, dan ini bukan mata katarak saja, tetapi semua mata yang mengalami kelainan atau gangguan mata rabun,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Onna Bunga pun mengucapkan selamat ulang tahun ke-57 kepada PTFI.

“Selamat ulang tahun PTFI, semoga kerja sama dengan Puskesmas Mapurujaya dan 26 Puskesmas lain di Timika dalam memberikan pelayanan kesehatan mulai dari pesisir hingga ke pegunungan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Benediktus Kareyau (54) yang merupakan salah satu warga Kokonao usai melakukan pemeriksaan mata kepada Timika eXpress mengucapkan terima kasih ke PTFI atas layanan kesehatan mata gratis tersebut.

“Pengobatan mata ini sangat penting dan membantu masyarakat. Kami masyarakat sangat antusias sekali dan sangat berterima kasih kepada PTFI, YPMAK, Pangan Sari, Pemda Mimika, Perdami serta tim medis yang sudah menggelar pengobatan mata secara gratis,” jelasnya.

Benediktus pun mengaku bahwa dirinya mengalami rabun mata pada usia 40-an, dan kini sudah terbantu oleh layanan kesehatan dari PTFI.

“Mata saya memang rabun, tetapi sudah terbantu. Sehingga saya berharap agar kegiatan seperti ini tetap dijalankan kedepannya, dan kalau bisa ke kampung-kampung,” harapannya. (glt)