Dr Antonius Pasulu, Sp.THT-KL, M.Kes (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sejak Januari hingga 19 Maret 2024, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika menangani 209 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), satu anak meninggal dunia.
Hal ini diungkapkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika Dr Antonius Pasulu, Sp.THT-KL, M.Kes saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/3).
Dr Anton menjelaskan, perhari ini (kemarin, red), terdapat empat pasien anak-anak dan satu pasien dewasa terkena DBD yang sementara dirawat di RSUD Mimika, untuk total pasien yang ditangani pada Maret yaitu 37 pasien.
“Untuk Februari 99 pasien DBD, dan Januari 73 pasien DBD. Memang ada peningkatan kasus di awal Tahun 2024 ini, kami berharap semoga kasus DBD bisa menurun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini penanganan pasien DBD di RSUD ditangani dengan baik, namun apabila terjadi peningkatan pasien maka pihaknya memiliki kendala dalam ketersediaan ruangan, namun sejauh ini sebagian besar masih dapat diatasi.
“Memang sempat kami sedikit kewalahan saat adanya peningkatan pasien, namun dapat kami atasi dengan baik,” jelasnya.
Saat ditanya terkait pasien yang meninggal dunia dikarenakan kasus DBD, Dr Anton mengungkapkan, terjadi pada bulan Januari.
“Pada bulan Januari ada satu pasien anak yang dibawa ke RSUD sudah dalam keadaan kritis dan akhirnya meninggal dunia,” pungkasnya.(ela)















Tinggalkan Balasan