Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Mimika Diresmikan
TIMIKAEXPRESS.id – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Mimika yang terletak di Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Mimika-Papua Tengah, Sabtu (2/3).
Peresmian tersebut dihadiri Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM) Kapolri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Kepala Pusat dan Kesehatan Mabes Polri, Irjen Pol. Asep Hendradiana, Kepala Biro Logistik Polda Papua, Kombes Pol. Agus Setiawan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, Dandim 1710/Mimika, Letkol INF.
Dedi Cahyadi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, dan pimpinan Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) dan Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (LEMASKO) serta tamu undangan lainnya.
Kepala Biro Logistik Polda Papua, Kombes Pol. Agus Setiawan dalam menyampaikan laporan pembangunan mengatakan, Biro logistik Polda Papua telah mendapatkan belanja modal tahun anggaran 2023 yaitu pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Mimika.
Rumah Sakit Bhayangkara TK. IV Mimika dibangun diatas lahan seluas 34.230 meter persegi dan luas bangunan 4.063 meter persegi. Pembangunan rumah sakit tersebut dikerjakan oleh PT. Cipta Karya Multi Teknik Kaya Etika dengan nomor kontrak: SP/11/VI/Logistik/2023 tanggal 16 Juni hingga 27 Desember 2023 atau selama 195 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp 65.312.978.000 dari anggaran Dipa Logistik Polda Papua Tahun 2023.
Lanjut Agus, ada beberapa alat kesehatan masih menunggu perizinan dari Kabupaten Mimika seperti alat kesehatan elektronik radiasi.
Rumah Sakit Bhayangkara TK IV. Mimika memiliki ruang inap di lantai dua berkapasitas 20 orang dan lantai tiga berkapasitas 22 orang.
Lantai dua terdapat 4 ruang inap standar 4 beds, berkapasitas 4 orang dengan total 16 orang untuk keseluruhan ruangan. Kemudian dua ruang inap tahanan berkapasitas 2 orang dengan total 4 orang untuk keseluruhan ruangan.
Lanjut Agus, lantai tiga terdapat 4 ruang inap 2 beds per masing-masing ruang berkapasitas 4 orang untuk keseluruhan ruangan. Kemudian 4 ruang inap, satu beds berkapasitas 1 orang per ruang dengan total 4 untuk keseluruhan ruangan. Kemudian tiga ruang VIP dua beds berkapasitas 2 orang, dan 8 ruang inap, 1 beds berkapasitas 1 orang per ruang dengan total 8 orang untuk keseluruhan ruangan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule dalam sambutannya mewakili Pj. Gubernur Papua Tengah mengatakan, Kabupaten Mimika ditargetkan sebagai pusat RS di Papua Tengah.
Karena itu diharapkan setiap RS yang dibangun agar dilengkapi dengan izin, tipe, terakreditasi, dan memiliki dokter spesialis sehingga dapat direkomendasikan dengan program pemerintah berupa BPJS termasuk kartu Otsus Sehat bagi orang asli Papua (OAP).
“Di Papua Tengah sudah ada satu Rumah Sakit Bhayangkara. Sehingga diharapkan betul-betul dapat berjalan dengan baik sesuai fungsinya,” jelasnya.
Lanjut Silwanus, ada tiga hal penting dalam kesehatan yaitu meningkatkan usia harapan hidup, menekan kasus malaria, dan menekan angka stunting. Rata-rata di Provinsi Papua Tengah angka stunting berada diangka 35 persen. Sehingga kita didorong untuk menekan diangkat 14 persen pada tahun depan.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri dalam sambutannya mengatakan, rumah sakit ini dibangun untuk membantu pemerintah dalam melakukan pelayanan kesehatan di Papua Tengah maupun Papua Pegunungan. Pelayanan kesehatan di Papua perlu adanya sinergisitas dengan pemerintah agar masyarakat bisa terlayani lebih baik.
“Selain untuk melayani anggota dan keluarga Polri, rumah sakit ini juga akan membantu masyarakat umum. Tentunya kerjasama Polri dengan Pemerintah Daerah sangat penting untuk bagaimana bisa bersama-sama melakukan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Kapolda pun meminta agar rumah sakit Bhayangkara TK IV Mimika melayani masyarakat umum dengan mengutamakan pelayanan terlebih dahulu kemudian disusul finansial.
“Saya minta untuk melayani dulu masyarakat, jangan tanya kemampuan finansialnya tapi layani dulu. Supaya harapan pemerintah tentang layanan kesehatan bisa tercapai. Senyaman apapun rumah sakit, atau apapun itu, tetapi saya yakin kita semua ingin sehat,” jelasnya.
Kapolda menambahkan, Mabes Polri melalui Polda Papua kedepannya akan membangun Rumah Sakit Bhayangkara di Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
“Tentunya kita berharap dengan adanya 4 rumah sakit di Papua akan lebih memudahkan masyarakat Papua untuk berobat dan tidak perlu dirujuk untuk berobat di daerah lain. Sehingga cita-cita kita untuk mencerdaskan, mensejahterakan dan memberikan kesehatan kepada seluruh masyarakat di tanah Papua dapat tercapai dan terwujud,” jelasnya. (glt)















Tinggalkan Balasan