Onna Bunga (FOTO: DOK/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sepanjang Januari 2024, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika,Papua Tengah menangani sebanyak 230 kasus malaria.

Diketahui, selama ini kasus malaria di PKM Mapurujaya masih mendominasi 10 jenis penyakit lainnya.

Onna Bunga, Kepala PKM Mapurujaya kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (20/2/2024) mengatakan, di awal 2024 ini, kasus malaria di Mimika Timur mengalami penurunan, meski hanya terpaut 5 kasus pada periode Januari 2023 lalu.

“Kalau awal Januari 2024 kami tangani 230 kasus malaria, pada periode yang sama di Bulan Januari 2023 tercatat 235 kasus,” terangnya.

Sementara itu, 9 jenis penyakit lainnya yang ditangani pada Januari lalu, diantaraya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) 184 kasus, 67 kasus common cold, vulnus 64 kasus, 41 kasus grastitis dan abses 26 kasus.

Adapula hipertensi esensial sebanyak 25 kasus, myalgia 24 kasus, 21 kasus diare dan celfagia tercatat 17 kasus.

Khusus upaya pencegahan dan minimalisasi kasus malaria, tenaga medis PKM Mapurujaya secara intens melakukan sosialisasi dan penyuluhan, termasuk membagikan kelambu anti nyamuk dengan menyasar lima kampung dan satu kelurahan di Distrik Mimika Timur.

“Kita setiap Hari Selasa dan Jumat setiap minggu turun ke 5 kampung (Kampung Mware, Kaugapu, Hiripau, Poumako dan Kampung Tipuka) serta Kelurahan Wania dengan intens lakukan upaya-upaya pencegahan malaria serta member penyuluhan pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat agar terhindar dari malaria dan penyakit lainnya,” jelas Onna kerap ia disapa.

Menurut Onna, hal utama yang harus diterapkan oleh masyarakat Mimika Timur adalah pola hidup bersih dan sehat.

“Pola hidup bersih dan sehat ini harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan tempat tinggal,” pesannya. (glt)