PENCARIAN – Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap dua korban yang terbalik di Muara Omauga, Rabu (14/2). (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap korban Wawan (37) dan Semi (24) menggunakan longboat double engine 40 PK dan 15 PK yang terbalik di muara Omauga saat melakukan pelayaran dari Poumako ke Manasari pada Rabu (7/2).

Penghentian pencarian tersebut dilakukan lantaran tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian selama 7 hari, namun belum juga membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery dalam rilisnya kepada Timika eXpress pada Rabu (14/2) mengatakan, tim SAR gabungan melakuan pencarian pada hari ke-7 terbagi menjadi 3 regu menggunakan 2 unit perahu karet 15 PK dan 25 PK serta RIB 400 PK.

“Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran mulai dari muara Poumako hingga perairan Pulau Tiga sesuai Sarmap Prediction yang dikirimkan oleh Basarnas Command Center. Sehingga tim SAR gabungan menyisir perairan dangkal dan daratan serta perairan dalam yang telah dicurigai terdapat korban,” jelasnya.

Lanjut Charles, upaya pencarian dilaksanakan bersama keluarga korban hingga pukul 18.20 WIT, belum juga membuahkan hasil atau nihil.

Setelah melakukan briefing evaluasi pelaksanaan operasi SAR bersama keluarga korban, dan sesuai Undang-undang nomor 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan.

“Pelaksanaan operasi SAR telah mencapai hari ke-7 dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban, maka disepakati bersama bahwa operasi SAR  kecelakaan longboat di muara Omauga diusulkan untuk ditutup,” jelasnya.

Tambah Charles, jika dikemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali. (glt)