Robert Mayaut (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Robert Mayaut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika meminta para demonstran agar menempuh mekanisme atau aturan yang sudah ditetapkan apabila merasa ada yang kurang pas dengan pelaksanaan rolling atau pergesaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dirinya mengaku sebagai pimpinan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah menjadi tugasnya untuk menemui para demonstran yang merupakan ASN.

“Jadi mau ada dinamika-dinamika yang berkembang bapak (Pj Sekda Mimika) harus mendengar dinamika-dinamika yang ada,” kata Robert Mayaut  menemui para demonstran di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (11/12).

Ia menambahkan, terkait dengan tuntutan para demonstran untuk pembatalan pergeseran pejabat, hal itu harus dikomunikasikan kembali dengan pimpinan, sebab hal itu menjadi keputusan pimpinan.

“Tentang SK rolling itu batal atau tidak itu kan nanti dikomunikasikan dengan pimpinan, karena itu keputusan pimpinan, saya tadi bilang tidak bisa saya komentari keputusan pimpinan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apabila ada keberatan dari para ASN dipersilahkan menempuh mekanisme atau aturan yang ada.

“Silahkan menempuh mekanisme dan aturan yang ada, misalnya nanti ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), apapun itu atau ke PTUN, (kalau) misalnya mereka (ASN) menganggap ada hal yang kurang pas,” ungkapnya.

Ia juga menanggapi tentang tudingan para demonstran yang menyebut ada pegawai yang meninggal dunia namun dilantik, ia menegaskan tudingan tersebut perlu dilakukan klarifikasi dan pengecekan data kepegawaian.

“Saya juga tidak tahu, saya dengar saja, soal benar atau tidak itu perlu dikonfirmasi ke teman-teman kepegawaian yang menyusun ini, kalau perlu perbaikan-perbaikan kita komunikasikan dengan pak Bupati dulu, intinya aspirasi sudah kami terima,” tutupnya. (acm)