MEDIASI – Keluarga korban dan keluarga pelaku mengikuti mediasi yang difasilitasi kepolisian di Mapolsek Mimika Baru, Rabu (29/11). (FOTO: ASTRID/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Kepolisian Sektor Mimika kembali memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak terkait kematian Yosep  yang tewas akibat dianiaya RM di Jalan Busiri pada 27 Oktober 2023  lalu.

Iptu Yusran Yuri, Kanit Reskrim

Kapolsek Mimika Baru melalui Iptu Yusran Yuri, Kanit Reskrim mengatakan, ini adalah mediasi yang kelima kalinya dan bersyukur karena mediasi ini bisa berjalan dengan baik.

“Ini mediasi kelima dan terakhir. Dalam mediasi tersebut kedua belah pihak telah bersepakat membuat surat pernyataannya untuk menyelesaikan masalah ini. Dimana keluarga pelaku menyanggupi pemintaan keluarga korban untuk membayar uang duka. Meskipun demikian hal itu tidak serta merta menghapus pidananya karena berkasnya sudah tahap satu. Sehingga tidak mungkin untuk diselesaikan secara RJ,” jelas Iptu Yusran saat dikonfirmasi Timika eXpress, Rabu (29/11)

Dikatakannya, dengan adanya kesepakatan tersebut, keluarga korban juga telah membuka palang di Jalan Busiri.

“Jadi, selama kurang lebih dua bulan ini keluarga korban melakukan pemalangan. Ini dikarenakan keluarga pelaku belum bisa menyanggupi permintaan keluarga korban,” ujarnya.

Dari mediasi tersebut, kata dia, mereka bersepakat untuk melakukan pelunasan pembayaran hingga Januari 2024.

Karena pelunasan pembayaran ini diselesaikan secara adat, jadi yang bisa menjelaskan besarannya berapa itu nanti kepala suku masing-masing,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Yosep ditemukan tewas di Jalan Busiri, Jumat (27/10) sekitar pukul 05.30 WIT.

Akibat kejadian tersebut, keluarga korban marah dan langsung melakukan pemalangan jalan di sekitar TKP.

Polisi kemudian turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga pukul 10.45 WIT, aparat kepolisian masih terlihat berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Sementara itu keluarga korban tampak telah mendirikan tenda guna menjemput kedatangan jenazah korban yang sebelumnya dibawa ke RSUD Mimika.

Sekitar pukul 11.00 WIT, isak tangis keluarga pecah saat menunggu kedatangan jenazah di rumah duka di Jalan Busiri. Terlihat juga seorang perempuan yang menangis sambil menggulingkan badannya di atas tanah di depan rumah duka.

Sayangnya belum ada keterangan resmi kapan korban akan dimakamkan, namun keluarga dan warga sudah mendirikan tenda di sekitar rumah duka. (ine)