Muhammad Kilwarani (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Muhammad Kilwarani, Kepala Kampung Poumako meminta kepada warga yang sering membawa minuman keras dari luar maupun dari Timika agar bisa dihentikan. Hal ini karena dapat mengganggu Kamtibmas di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah.
“Kalau bisa penumpang yang datang dari luar Timika maupun orang dari Timika, jangan lagi membawa miras untuk dijual kepada warga kami di Poumako. Karena kalau mabuk, pasti ada hal-hal aneh yang mereka lakukan seperti palang jalan dan lain-lain. Hal seperti ini dapat mengganggu Kamtibmas di Poumako,” jelasnya saat ditemui Timika eXpress di RT 03, Cendrawasih pada Rabu (8/11).
Dikatakannya, pihaknya sempat mendapat informasi dari warga ada orang dari luar Kampung Poumako sering melakukan penyulingan milo di hutan Cendrawasih.
Memang sudah beberapa kali Tripidis Mimika Timur melakukan sweeping dan membongkar tungkuhnya, tetapi orang tersebut berhasil melarikan diri ke hutan. Namun kembali melakukannya di tempat yang berbeda.
“Saya belum bisa pastikan orangnya, tetapi saya akan melakukan koordinasi dengan Kapolsek Mimika Timur agar bisa melakukan pemantauan guna mengamankan orang tersebut,” terangnya.
Oleh karena itu, jelang Natal dan Tahun Baru ia berharap aparat keamanan dan pihak terkait bisa melakukan sweeping gabungan di wilayah Poumako terutama pada saat kapal masuk dari NTT, Tual, Dobo maupun Bitung terutama pada malam hari.
“Karena terkadang pada malam hari banyak orang tidak dikenal bawa minuman dari Timika lalu jual ke Poumako. Hal ini perlu ditindaklanjuti,” tutupnya. (glt)








Tinggalkan Balasan