dr. Budiman F. Saragih (FOTO: Gren/TimeX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Klinik Pemda Mimika yang terletak di Jalan Poros-Timika Poumako, tepatnya di RT 03, Cendrawasih, Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah sejak Juli hingga 24 Oktober 2023 telah menangani 327 kasus malaria.
dr. Budiman F. Saragih selalu Penanggung Jawab Klinik Pemda Poumako kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (24/10) mengatakan, jumlah kasus malaria ini menunjukkan tren penurunan selama tiga bulan terakhir.
Ia merincikan, pada Juli 2023 terdapat 92 kasus malaria, diantaranay 59 kasus malaria tropika, malaria tersiana 28 kasus, dan 5 kasus malariae.
Selanjutnya di Bulan Agustus 2023 tercatat 105 kasus malaria, meliputi 66 kasus malaria tropika, tersiana 39 kasus, dan malariae 4 kasus.
Sedangkan di Bulan September 2023, dari total 58 kasus malaria, terdiri dari 24 kasus tropika, tersiana 32 kasus, dan malaria 2 kasus.
Adapun di Bulan Oktober hingga Selasa kemarin tercatat 68 kasus malaria, meliputi tropika 37 kasus, tersiana 27, dan malariae 4 kasus.
“Kalau dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya itu rata-rata malaria di atas 327 kasus,” sebutnya.
Sementara itu, Felix Makai, Petugas Malaria Control (Malcon) PTFI kepada Timika eXpress di Klinik Pemda di Poumako menyebut faktor penyebab malaria itu bermuara pada kesadaran masyarakat masing-masing.
“Kita tahu Timika ini endemi malaria karena mana masih banyak genangan air dimana-mana sehingga melahirkan bibit nyamuk malaria. Memang Dinas Kesehatan sudah sering bagikan kelambu anti nyamuk, tapi terkadang oleh masyarakat disalahgunakan. Ini yang kami amati di Poumako,” katanya.
Felix mengataklan, selain malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Klinik Pemda Mimika di Poumako juga cukup tinggi, yaki 112 kasus selama Bulan September hingga Oktober.
“Kalau untuk pencegahan ISPA, masyarakat harus perhatikan pola makan, dan selalu pakai masker. Jangan sering konsumsi es ataupun sirup, karena air yang digunakan untuk membuat es ataupun sirup terkadang masih mentah atau belum dimasak,” pesannya.
Ia berharap semua masyarakat di Kampung Cenderawasih, Poumako dan sekitarnya selalu menjaga kesehatan dengan menciptakan liingkungan yang bersih, serta memperhatikan pola makan agar terhindar dari penyakit.
Untuk diketahui, klinik Pemda di Poumako merupakan serah terima dari PTFI melalui Dinas Kesehatan, dan klinik tersebut kini berada di bawah naungan Puskesmas Mapurujaya untuk melayani kesehatan masyarakat di Kampung Cenderawasih, Poumako dan sekitarnya.
“Intinya kami disini kerja sama memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Poumako, termasuk warga lainnya yang ingin berobat ke klinik tersebut,” ujarnya. (glt)















Tinggalkan Balasan