TABUH TIFA – Silwanus A Sumule, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah didampingi Robert Mayaut, Plt Sekda Mimika dan lainnya saat menabuh Tifa tanda dimulainya kegiatan Rakerkesda ke II pada Selasa (17/10) (FOTO: YOSEF/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) ke-2, Tahun 2023 di Hotel Horison Ultima pada Selasa (17/10).
Tema yang dipilih pada Rakerkesda Tahun 2023 tentang “Perkokoh Komitmen, Tingkatkan Cakupan Layanan untuk Papua Tengah yang Sehat”.
Kegiatan tersebut dibuka Silwanus A. Sumule, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah serta dihadiri Robert Mayaut, Plt Sekda Mimika, Narasumber dari Kementerian Kesehatan, Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika serta seluruh peserta kegiatan.
Silwanus A Sumule, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengatakan, penyelenggaraan rapat kerja kesehatan daerah tahun ke II sangatlah penting dalam menyamakan persepsi tentang hal-hal menyangkut pekerjaan rumah bidang kesehatan yang harus diselesaikan oleh pemerintah provinsi Papua Tengah, seperti eliminasi malaria, penurunan stunting dan lainnya.
Pemerintah juga harus menyiapkan langkah penyelesaian persoalan yang krusial masalah kesehatan.
“Isu ini dipilih karena transformasi sistem kesehatan menjadi trending topik bagi seluruh insan kesehatan diseluruh Indonesia,” jelasnya. Perkokoh komitmen merupakan kata yang mudah diucapkan, namun sulit untuk dilaksanakan,” jelasnya.
Lanjutnya, ada enam pilar tranformasi kesehatan yang harus dibahas yakni, pertama tranformasi layanan primer yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan prima yang terstandarisasi. Kedua, fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat, ketiga tranformasi ketahanan sistem kesehatan yang berfokus pada kemandirian obat dalam negeri dan penyediaan tenaga kesehatan.
Keempat tranformasi pemulihan dan pembiayaan kesehatan, kelima tranformasi SDM kesehatan yang fokus pada penyediaan kesehatan yang berkualitas, serta keenam tranformasi teknologi kesehatan yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan.
Dari keenam pilar tersebut, diharapkan dapat menyusun perencanaan pembangunan kesehatan di Provinsi Papua Tengah dengan meningkatkan kualitas dan akses kualitas layanan kesehatan ke masyarakat. (acm)















Tinggalkan Balasan