Pemprov Papua Tengah akan Luncurkan Kartu Papua Cerdas
FOTO BERSAMA– Pj. Gubernur Propinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S. Sos, MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marthen Ukago saat foto bersama dengan para pemenang olimpiade olahraga dan pendidikan tingkat SD dan SMP dan SMA di Poumako, Sabtu (14/10). (FOTO: Gren/TimeX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana meluncurkan Kartu Papua Cerdas, guna menunjang perkembangan pendidikan di Papua Tengah untuk mengatasi kemiskinan.
Hal itu disampaikan Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr Ribka Haluk, S. Sos, MM saat berkunjung ke Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Papua Tengah, Sabtu (14/10).

Ribka Haluk mengatakan, soal pendidikan orang Papua pada umumnya dididik secara mandiri. Tetapi tingkat kebutuhan ekonomi semakin tinggi, maka perlu ada intervensi dari pemerintah. Sehingga diberikan bantuan kepada sekolah dan orang tua pun diberdayakan.
“Pendidikan dipengaruhi oleh angka kemiskinan ekstrim, dan di Papua Tengah mencapai 75.000 penduduk. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyiapkan berbagai program pendidikan untuk mengurangi angka tersebut,” jelasnya.
Tambah Ribka, ini berarti ada yang salah dengan kita selaku pemerintah dan angka kemiskinan ini pasti akan berdampak kepada bidang kesehatan dan pendidikan.
Sementara itu, Ribka menegaskan, untuk menanggulangi masalah di bidang pendidikan, pihaknya akan meluncurkan kartu Papua Cerdas.
“Kartu itu programnya semua anak-anak Papua Tengah harus sekolah, dan pemerintah mengambil peran itu, dan kita Pemerintah Papua Tengah harus serius,” tegasnya.
Marthen Ukago, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah mengatakan, pihkanya juga memberikan bantuan berupa dana pembangunan asrama pendidikan di Poumako sebesar Rp300 juta.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga memberikan bantuan dana kepada Sanggar Budaya di Poumako, sebesar Rp100 juta,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan hadiah pemenang olimpiade olahraga dan pendidikan di tingkat SD dan SMP se Provinsi Papua Tengah yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Nabire, dari 9 mata lomba, Mimika berhasil meraih 20 juara di tingkat SD dan SMP.
“Olimpiade tersebut diikuti oleh tiga kabupaten di Papua Tengah yaitu Mimika, Nabire, dan Paniai. Maka melalui kesempatan yang berbahagia ini peraih juara diberikan hadiah sebesar Rp2 juta per orang ditambah dengan hadiah spesial dari Pj Gubernur sebesar Rp3 juta, maka tiap juara mendapat Rp5 juta per orang,” jelasnya.
Sementara itu, Eny Manggalo selaku Kepala Seksi Kemajuan Objek Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah saat ditemui Timika eXpres disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, ada 19 siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA Timika sebagai pemenang olimpiade olahraga siswa nasional.
“Masing-masing siswa mendapatkan hadiah pemenang sebesar Rp 5 juta. Sebanyak 19 siswa tersebut berasal dari 5 sekolah di Timika yaitu, Haidir Novian Ardhiansyah dan Halidja Laying Ritz Paing dari SD Integral Al-Amin Mimika,” jelasnya.
Tambah Eny, Christian Ronald Kogoya, Jehoswa Roger Rumbiak, Nandito Mamari, dan Elisa Saputra Lase dari SMP Negeri Koperapoka. Kemudian Jullo Charles Mirino, Muhammad Affan, dan Novita Fadila La ode Unga dari SMP Negeri 7 Mimika. Kemudian, Benediktus Tsolme dan Yoseva Ikako dari SMA YPPK Tiga Raja Timika. Fransina Tukani, Riyen May Patana, Aurelia Borotoding, Jian Rifki Reyandra, Nurul Inayah, Denial Richard Christian, Lirik Yuni Lumbanraja, dan Aselto Alik Lembang dari SMA Negeri 1 Mimika.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah juga telah memberikan bantuan ke Asrama Poumako, Sanggar Budaya Poumako, Sanggar Budaya Noken Perum Pemda SP 2 Mimika, Sanggar Budaya Agimukanameng, masing-masing sebesar Rp300 juta.
“Sangar Budaya Imatea sebesar Rp100 juta, Yayasan Somatua Rp300 juta. Kemudian STIKIP Hermon Timika, STIE Jembatan Bulan, Universitas Timika, STT Walter Post Mimika, dan Akademik Keperawatan Mimika masing-masing sebesar Rp500 juta. Namun untuk menerima bantuan tersebut harus melengkapi beberapa administrasi yang dibutuhkan,” jelasnya. (glt)















Tinggalkan Balasan