NIKAH MASSAL – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Diasdukcapil menggelar nikah massal dan Itsbat bagi 101 pasangan di Graha Eme Neme Yauware, pada Rabu (6/8/2025) (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Nikah Massal dan Itsbat bagi 101 Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Rabu (6/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab dalam memberikan kepastian hukum serta mewujudkan kebahagiaan keluarga, serta momen sakral di tanah Amungsa bumi Kamoro.
Sebanyak 101 pasangan dari tiga distrik – Distrik Kwamki Narama, Mimika Baru, dan Mimika Timur – mengikuti prosesi tersebut.
Rinciannya terdiri dari 35 pasangan Muslim, 9 pasangan itsbat nikah, 21 pasangan Protestan, dan 36 pasangan Katolik.
Ananias Faot, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, mewakili Bupati Mimika dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Program ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata membangun keluarga yang sah, sejahtera, dan terlindungi secara hukum. Legalitas pernikahan penting untuk akses layanan publik dan masa depan anak-anak,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh pasangan diberikan voucher menginap di sejumlah hotel berbintang di Timika, seperti Swiss-Belinn, Horison Diana, dan Ultima Hotel.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika, Slamet Sutejo, mengatakan kegiatan nikah massal ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin legalitas perkawinan warganya.
Selain di Graha Eme Neme Yauware, Disdukcapil juga menggelar nikah massal bagi masyarakat pesisir, termasuk warga asli Papua (OAP) di Potowayburu.
Ia menambahkan, seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Mimika juga telah didaftarkan untuk memastikan status pernikahan mereka tercatat resmi.
Setelah prosesi akad, setiap pasangan langsung menerima buku nikah dari KUA dan perubahan status pada KTP.
Ketua PHBI Mimika, H. Joko Prianto, turut memberikan nasihat pernikahan yang menekankan pentingnya kejujuran, musyawarah, dan saling menghormati dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
“Semoga pernikahan ini membawa berkah dan kebahagiaan. Pernikahan adalah ibadah yang mulia, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga para mempelai,” tutupnya. (eno)













Tinggalkan Balasan