CINDERAMATA – Perwakilan orang tua siswa menyerahksn cinceramata kepada Kepala SMKN 1 Teknologi dan Rekayasa Timika, Celcius E Aaron, saat prosesi syukuran pelepasan siswa di Graha Eme Neme Yauware, Kamis (16/4/2026) (FOTO: YUDITH SANGGU)

TIMIKA, timikaexpress.id – Sebanyak 328 siswa kelas XII SMKN 1 Teknologi dan Rekayasa Timika mengikuti acara syukuran pelepasan yang digelar di Graha Eme Neme Yauware, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Mimika Bidang SDM Fransiskus Bokeyau yang mewakili Bupati Mimika, bersama Kepala Dinas Pendidikan Antonius Welerubun, jajaran guru, serta orang tua siswa.

Kepala SMKN 1 Teknologi dan Rekayasa Timika, Celcius E Aaron, mengatakan dari total 333 siswa, sebanyak 328 hadir dalam kegiatan tersebut.

Satu siswa dilaporkan meninggal dunia setelah ujian, sementara empat siswa lainnya tidak memenuhi syarat kelulusan karena tidak mengikuti seluruh tahapan ujian.

“Perpisahan ini kami laksanakan sebelum pengumuman resmi kelulusan. Kami berharap siswa dapat menerima hasil dengan lapang dada sebagai buah dari perjuangan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, SMKN 1 Teknologi dan Rekayasa memiliki delapan kompetensi keahlian, di antaranya alat berat, pengelasan, teknik kendaraan, listrik, otomasi, bangunan, gambar, serta teknik komputer dan jaringan.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Fransiskus Bokeyau, ditegaskan bahwa momen perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru bagi para lulusan.

“Sebagai lulusan SMK, kalian memiliki keunggulan karena siap terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya karakter, disiplin, dan kerja keras sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

Bupati menyebutkan bahwa kerja sama dengan dunia industri terus diperkuat, salah satunya dengan PT Trakindo Utama yang telah terjalin sejak 2002.

Dari sekitar 130 siswa jurusan alat berat, sebanyak 24 siswa berhasil lolos seleksi kelas khusus.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menjajaki kerja sama di bidang teknologi jaringan dan siber guna membuka peluang kerja sekaligus pendidikan lanjutan bagi lulusan.

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, Bupati berpesan agar para lulusan menjadi generasi yang adaptif dan inovatif.

“Sukses tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kerja keras, kejujuran, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan daerah, serta terus berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Mimika.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan bangga, serta diakhiri dengan doa bersama bagi masa depan para lulusan. (*)

Penulis : Yudith Sanggu
Editor   : Maurits SDP