FOTO:IST/TIMEX
SIAGA – Wakapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo meninjau kesiapan personel sebelum diberangkatkan ke Papua Tengah dalam apel di Mako Brimob, Sabtu (4/4/2026).

JAKARTA, timikaexpress.id – Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat pengamanan dan menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Nabire dan Dogiyai.

Pengiriman personel tersebut merupakan langkah antisipatif dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Papua Tengah.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Irjen Pol Dedi Prasetyo, meninjau langsung kesiapan pasukan dalam apel yang digelar di Mako Brimob, Sabtu (4/4/2026).

Dalam pengecekan tersebut, ia memastikan seluruh personel dalam kondisi siap, baik dari sisi fisik maupun kelengkapan peralatan sebelum diberangkatkan ke lokasi penugasan.

Kekuatan yang diterjunkan terdiri dari berbagai satuan lintas fungsi, yakni 100 personel Brimob, 20 personel Bareskrim, 14 personel Divpropam, 10 personel Badan Intelijen Keamanan (BIK), dan 4 personel Itwasum.

Seluruh personel telah bertolak menuju Nabire pada Minggu (5/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Penguatan ini difokuskan pada sejumlah wilayah yang menjadi perhatian, termasuk Kabupaten Nabire dan Dogiyai.

Selain mendukung penegakan hukum, kehadiran personel gabungan juga diharapkan mampu meningkatkan pengawasan serta mencegah potensi gangguan keamanan.

Penugasan lintas fungsi ini mencerminkan pendekatan komprehensif Polri dalam menjaga stabilitas wilayah, dengan mengedepankan sinergi antara fungsi operasional, intelijen, pengawasan, hingga penegakan hukum.

Dengan penguatan ini, diharapkan situasi keamanan di Papua Tengah tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (*)