SUASANA– Nampak suasana KKR yang berlangsung di pelataran Graha Eme Neme Yauwate, Kamis (14/8) (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id –Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) akbar di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah, Kamis (14/8) malam.
KKR yang menghadirkan Pdt. Yandi Manobi, mengusung tema “Berdoa dan Bekerja”, ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Turut hadir pimpinan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus dan warga jemaat dari denominasi gereja, serta ribuan warga Mimika.
Pdt. Yandi Manobi sebagai pengkhotbah dalam pesan religinya mengajak umat untuk menanamkan damai sejahtera sebagai tanda kerajaan Tuhan.
Ia menekankan bahwa kebaikan tidak selalu datang dengan cara yang manis, dan terkadang kepahitan diperlukan demi keselamatan.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kerja keras tetapi juga doa yang tulus.
“Mimika adalah rumah kita. Kita harus menjaga solidaritas, saling menghargai, dan menghormati satu sama lain,” katanya.
Lebih lanjut Pdt. Yandi menambahkan, semua peristiwa di dunia tidak terjadi secara kebetulan di hadapan Tuhan.
Ia mengingatkan pentingnya membangun kepercayaan secara berkelanjutan, serta memandang doa sebagai hubungan yang mendekatkan manusia pada Tuhan dan sesama.
“Kekuatan doa bukan pada teriakan, tetapi pada kesungguhan menyerahkan beban. Percayalah Tuhan telah menyiapkan masa depan bagi setiap kita,” pungkasnya.
Sementara Kabag Kesra Setda Mimika, Richard Nelson Wakum menjelaskan, KKR ini bertujuan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa.
“ASN berintegritas dan masyarakat berkarakter diharapkan menjadi pilar utama mewujudkan gerbang emas Mimika,” ujarnya. (eno)














Tinggalkan Balasan