Dewan Minta Keamanan di Alama Diperketat

Aleks Tsenawatme (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Tokoh masyarakat Amungme, Menuel John Magal turut prihatin dan berduka atas insiden penyanderaan dan pembunuhan pilot helikopter berkewarganegaraan Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, (50) di Distrik Alama, Mimika, Papua Tengah pada Senin, 5 Agustus 2024.

Atas insiden tersebut, John Magal menyerukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika agar ke depan tidak membiarkan masyarakat di pedalaman terisolir.

Sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Daerah (Pemda) bersama TNI dan Polri dengan masyarakat harus senantiasa terjaga dalam rangka mengawal program pembangunan di segala bidang dengan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kerja sama inilah yang senantiasa harus dijaga sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera.  Saya juga berharap pemerintah memberikan keamanan dan kenyamanan, khususnya bagi warga di Distrik Alama, Bela, Umpliga, Jila, Tsinga, Hoeya, Waa-Banti dan Aroanop, sehingga mereka tidak terisolir atas insiden yang terjadi,” serunya.

Ia menambahkan, pemerintah juga harus cari jalan sehingga masyarakat tidak terisolir, namun tetap terlayani, sebab aksebilitas masyarakat di pedalaman hanya mengandalkan transportasi udara, baik pesawat maupun helikopter.

Selain aksebilitas masyarakat, jaminan keamanan terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes) maupun para guru, sebab mereka melayani masyarakat asli Papua di pedalaman, sehingga insiden seperti ini harus dihindari agar tidak lagi ada korban, dan masyarakat tidak terisolir.

“TNI-Polri dan Pemkab yang punya masyarakat harus lindungi masyarakatnya, itu wajib. Termasuk jajaran Forkopimda Mimika harus lakukan upaya-upaya, bahkan harus mampu menganalisa situasi Kamtibmas sebagai antisipasi sebelum kejadian, ini supaya ke depan tidak terjadi lagi insiden semacam ini,” ujar John yang juga Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) Kabupaten Mimika.

Pasalnya, masyarakat di pedalaman Mimika kalau tanpa penerbangan, pesawat dan helikopter, mereka pastinya terisolir, bahkan mereka akan susah dan sangat dirugikan.

Jhon Magal pun mengimbau kepada TPNPB-OPM, kalau memang mereka adalah pelakunya, saya minta supaya masyarakat sipil harus dijaga sehingga tidak jatuh korban terus-menerus.

“Kalau teman-teman OPM mau merdeka, maka masyarakat sipil harus dijaga. Saya bukan bermaksud menentang, tapi masyarakat harus dijaga dan dilindungi agar tidak lagi terjadi insiden berujung petaka, apalagi mengorbankan masyarakat. Saya atas nama pribadi turut prihatin dan berduka atas pembunuhan pilot Glen.

Keamanan di Alama Diperketat

Sementara itu, Aleks Tsenawatme, Wakil Ketua I DPRD Mimika pun turut berbelasungkawa atas pembunuhan pilot Glen Malcolm Conning yang terjadi diluar dugaan.

Pasalnya, keberadaan pilot di Kabupaten Mimika, selama ini sangat membantu perputaran ekonomi masyarakat, termasuk mendukung kelancaran aksebilitas pelayanan kesehatan maupun pendidikan di wilayah pedalaman. 

“Saya sangat prihatin karena helikopter yang diawaki pilot berkewarganegaraan Selandia Baru ini, selama ini telah membantu mengangkut barang-barang keperluan untuk kebutuhan Distrik Alama, termasuk mengangkut petugas kesehatan dan tenaga pengajar, sehingga ini jadi etensi kita semua, termasuk Pemkab Mimika juga aparat keamanan TNI-POlri, karena insiden ini tidak diduga,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Aleks, ia meminta kepada aparat keamanan supaya memperketat situasi Kamtibmas di Distrik Alama dan wilayah sekitar.

“Sebaiknya pos keamanan di Alama diperbanyak, sehingga hal-hal ini dapat diantisipasi, sehingga masyarakat tidak terdampak insiden yang dilakukan Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB),” tandasnya. (vis/ela)