KAPOLDA – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. saat memberikan keterangan terkait situasi keamanan pascapembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Rabu (12/8/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pasca pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Polda Papua Tengah memperkuat pengamanan dengan mengirim satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Brimob sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polres Puncak.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan situasi keamanan sekaligus mencegah terjadinya gangguan susulan.
“Untuk Kabupaten Puncak, seperti rekan-rekan ketahui, semalam terjadi ketidakpuasan terhadap pembagian dana kampung. Kami sudah melakukan langkah-langkah,” kata Jermias kepada awak media di Mako Brimob B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, satu SST personel Brimob telah dikirim ke Puncak untuk memperkuat Polres setempat.
“Kami hari ini kirim BKO Brimob 1 SST untuk backup Polres Puncak, untuk mengembalikan situasi agar kembali kondusif,” ujarnya.
Pembakaran sejumlah kantor pemerintahan tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 18.45 WIT.
Aksi tersebut diduga berkaitan dengan ketidakpuasan terhadap proses pembagian Dana Kampung tahap I tahun 2026.
Kapolda meminta Pemerintah Kabupaten Puncak, khususnya Bupati, membangun komunikasi dengan para kepala kampung untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara baik.
“Saya berharap Pemda, khususnya Bupati, membangun komunikasi biar dana itu dibutuhkan oleh kepala kampung untuk membangun kampungnya. Komunikasi yang baik dengan kepala kampung. Kami siap mengamankan,” tegasnya.
Selain memperkuat pengamanan, Polda Papua Tengah juga menyiapkan tim penyidik untuk mengusut aksi pembakaran tersebut.
Jermias mengatakan dirinya akan membawa penyidik Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Papua Tengah ke Puncak untuk membantu proses penyelidikan.
“Besok saya naik bawa tim penyidik dari Polda, dari Ditreskrimum dan ada beberapa penyidik dari Ditreskrimsus yang kita backup-kan untuk melakukan penyelidikan,” jelasnya.
Tim tersebut akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan data serta mengamankan bukti-bukti yang berkaitan dengan aksi pembakaran.
“Minimal kita olah TKP, kemudian kita kumpulkan data-data dan bukti-bukti untuk kita lakukan penyelidikan lanjutan,” ungkapnya.
Kapolda juga telah berkoordinasi dengan Danrem terkait situasi keamanan di Puncak. Danrem disebut telah menuju wilayah tersebut untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
Hingga Rabu (12/8/2026) pagi, situasi di Ilaga dilaporkan telah kembali kondusif. Kapolres Puncak diperintahkan untuk terus memperkuat pengamanan dan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah guna mencegah terjadinya aksi serupa. (via)













Tinggalkan Balasan