PERAHU – Sebuah perahu fiber bermesin 15 PK milik Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh dibeli dari dana bantuan YPMAK dan PTFI. (FOTO: ANTARA/Marsel Balawanga)

TIMIKAEXPRESS.id – Kampung Amamapare yang terletak di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, memanfaatkan dana bantuan Kelompok Kerja (Pokja) Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tahun 2025 untuk membeli satu unit perahu fiber lengkap dengan mesin 15 PK.

Perahu tersebut digunakan masyarakat untuk menangkap ikan dan mencari karaka (kepiting bakau), sekaligus menjadi sarana transportasi menuju Pelabuhan Pomako.

Selain itu, sebagian dana juga dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan jembatan kayu sepanjang 50 meter yang menjadi akses utama warga setempat.

Bendahara Pokja Kampung Amamapare, Agustina Natipia, mengatakan seluruh program yang dilaksanakan merupakan hasil musyawarah bersama warga kampung.

“Kami beli perahu fiber satu paket dengan mesin, dan sudah diserahkan kepada warga yang dipercayakan mengelolanya. Perahu ini digunakan untuk kepentingan umum,” ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan kayu sangat dibutuhkan karena wilayah kampung berada di atas rawa-rawa bakau, sehingga jembatan menjadi satu-satunya akses bagi warga untuk beraktivitas.

Selain itu, dana bantuan juga digunakan для membeli sepasang ternak babi yang kini telah berkembang biak dan sebagian sudah dijual untuk menambah penghasilan warga.

Warga Kampung Amamapare, Kaspar Matakeyau, mengakui keberadaan perahu sangat membantu aktivitas mencari ikan dan karaka.

Hal senada disampaikan Kepala Kampung Amamapare, Fakundus Natipia.

Sementara itu, Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) YPMAK, Monica Maramku, menyebut program yang dijalankan Pokja Amamapare telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disepakati bersama masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pokja juga bekerja sama dengan Pemerintah Kampung, termasuk melengkapi pagar pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan kayu agar lebih aman dilintasi warga. (*/ant)