TIMIKA, timikaexpress.id – Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan tetap berlangsung normal pasca insiden penembakan di area Grasberg.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait penanganan kejadian tersebut,” ujar Katri Krisnati, Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia melalui keterangan tertulis yang diterima timikaexpress.id, Kamis (12/3/2026).
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional tetap menjadi prioritas utama.
Jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Bandung menggunakan pesawat milik Airfast Indonesia pada hari ini.
Untuk diketahui, insiden penembakan terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area Jayapura, bekas lahan reklamasi Grasberg, saat aktivitas operasional berlangsung.
Saat kejadian, korban berada di dalam kendaraan operasional jenis pick up bersama seorang rekan kerja berinisial ARAM yang melintas di area reklamasi Bunaken/Jayapura Crusher.
Saksi ARAM mengaku sempat mendengar satu kali bunyi tembakan sebelum melihat korban yang duduk di sampingnya telah bersimbah darah akibat luka tembak.
Sesaat kemudian saksi melihat korban telah bersimbah darah.
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio darurat dan keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman hingga tim keamanan tiba di lokasi.
Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan TKP.
Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura sekitar pukul 10.05 WIT dan tiba pukul 10.40 WIT, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Sementara saksi AM juga mendapat perawatan medis karena mengalami luka lecet di telapak tangan akibat terjatuh saat menyelamatkan diri dan masih dalam kondisi trauma.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penembakan. (vis)














Tinggalkan Balasan