SAMBUTAN – Gubernur Meki Nawipa menyampaikan sambutan pada penutupan Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua di Horison Diana, Selasa (12/5/2026). (FOTO:HUMAS PEMPROV PAPUA TENGAH)

MIMIKA, timikaexpress.id – Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua menyepakati penguatan tata kelola Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan percepatan pelaksanaan Sensus Orang Asli Papua (OAP) sebagai dasar pembangunan di Tanah Papua.

Kesepakatan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat menutup forum yang berlangsung di Hotel Horison Diana Timika, Selasa (12/5/2026).

Forum ini dihadiri perwakilan pemerintah pusat, gubernur, bupati, wali kota se-Tanah Papua, DPRP, MRP, OPD, tokoh adat, tokoh agama, hingga mitra pembangunan.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menegaskan pembangunan Papua membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.

Beberapa poin yang disepakati dalam forum tersebut meliputi penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah, penguatan peran gubernur, DPRP, dan MRP, implementasi sistem data terintegrasi, serta percepatan Sensus OAP.

Selain itu, forum juga mendorong percepatan penyelesaian Perdasus dan Perdasi, revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP, serta penguatan tata kelola Dana Otsus melalui revisi PMK Nomor 33 Tahun 2024.

“Seluruh hasil forum ini tidak boleh berhenti sebagai dokumen semata, tetapi harus ditindaklanjuti melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” tegas Meki Nawipa.

Ia juga menekankan Dana Otsus harus dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada peningkatan pendidikan, kesehatan, serta ekonomi masyarakat asli Papua.

Menutup kegiatan tersebut, Meki Nawipa berharap seluruh rekomendasi forum segera diimplementasikan demi mewujudkan Papua yang mandiri, damai, dan sejahtera. (*)

Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP