RESMIKAN — Kaskogabwilhan III Marsda TNI Ir. Joko Sugeng Sriyanto, didampingi Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, saat meresmikan Jembatan Merah Putih Ugimba di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Selasa (13/10/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
INTAN JAYA, timikaexpress.id — Jembatan Merah Putih Ugimba di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, diresmikan pada Selasa (13/10/2026).
Kehadiran jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka akses menuju kebun, sekolah, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah.
Peresmian dilakukan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III, Marsda TNI Ir. Joko Sugeng Sriyanto, mewakili Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si.
Jembatan tersebut dibangun melalui kerja sama prajurit TNI, Vertical Rescue Indonesia, dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., mengatakan pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui dukungan keamanan dan pembangunan.
“Jangan hanya melihat jembatannya, tetapi lihat kehidupan yang akan melewatinya. Anak-anak menuju sekolah, mama-mama menuju kebun, masyarakat menuju pelayanan kesehatan dan tempat ibadah. Yang kita bangun bukan hanya jembatan, tetapi juga kesempatan dan harapan bagi masa depan masyarakat Ugimba,” ujarnya.
Menurut Riyanto, pembangunan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dijaga secara berkelanjutan.
“Keamanan membuka ruang, pembangunan menghubungkan kehidupan, dan masyarakatlah yang menghidupkan kampungnya. Ketika masyarakat dapat bekerja, anak-anak bersekolah, gereja dan adat berjalan, serta keluarga hidup dengan tenang, di situlah Papua yang damai mulai menjadi kenyataan,” katanya.
Koops TNI Habema menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta seluruh pihak yang mendukung pembangunan jembatan tersebut.
Dukungan juga disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Darat atas perhatian terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba.
Jembatan ini diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, memperlancar kegiatan ekonomi, dan mendukung kehidupan warga Ugimba yang lebih baik.









Tinggalkan Balasan