PRESTASI – Kepala SMP Negeri 9 Mimika, Martha Welma Benamen, S.Pd., menerima penghargaan atas prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Inovasi Daerah melalui ADISPENSEL (Asesmen Digital SMP Negeri 9) serta Juara I Stand Terbaik dalam pameran inovasi BRIDA Kabupaten Mimika. Prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah di wilayah Kwamki Narama mampu bersaing dan berinovasi dalam pemanfaatan teknologi pendidikan (FOTO:DOK.PRIBAD)

MIMIKA,timikaexpress.id — SMP Negeri 9 Mimika menorehkan prestasi dalam lomba inovasi daerah yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika.

Sekolah yang berada di wilayah Kwamki Narama tersebut berhasil meraih juara III melalui inovasi ADISPENSEL (Asesmen Digital SMP Negeri 9) tingkat satuan pendidikan.

Kepala SMP Negeri 9 Mimika, Martha Welma Benamen, S.Pd., mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah.

Terlebih, persiapan untuk mengikuti lomba dilakukan selama kurang lebih dua bulan.

“Puji Tuhan, dengan persiapan kurang lebih dua bulan kami bisa masuk tiga besar dan meraih juara tiga. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Martha.

Menurut dia, SMP Negeri 9 menjadi satu-satunya SMP di Kabupaten Mimika yang berhasil lolos hingga tahap tersebut dari sejumlah sekolah yang mengikuti lomba.

Martha mengatakan, prestasi itu sekaligus membuktikan bahwa sekolah yang berada di wilayah pinggiran tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran.

“Kami bangga karena walaupun sekolah kami berada di daerah pinggiran, Kwamki Narama, kami tetap bisa bersaing dengan sekolah-sekolah di kota, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran,” katanya.

Tak hanya meraih juara III lomba inovasi, SMP Negeri 9 juga mendapat penghargaan juara I stand terbaik dalam pameran inovasi yang berlangsung di Diana Shopping Center Lantai II.

Dalam pameran tersebut, SMP Negeri 9 mengundang sejumlah sekolah yang selama ini menjadi mitra kolaborasi dalam pengembangan program pembelajaran.

Dari 11 sekolah yang diundang, sembilan sekolah hadir, sementara SMP Negeri 11 Mimika dan SMP Negeri Omaoga berhalangan hadir karena kegiatan lain.

Martha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pengembangan inovasi ADISPENSEL, termasuk Kepala Distrik Kwamki Narama, pengurus komite sekolah, orang tua murid, serta pengawas sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami. Tanpa kolaborasi dan dukungan bersama, tentu inovasi ini tidak akan berkembang seperti sekarang,” ujarnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong sekolah-sekolah lain, khususnya yang berada di wilayah pinggiran dan daerah khusus, untuk berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran.

“Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah di wilayah seperti kami yang berani mengambil bagian dan berinovasi bersama,” kata Martha.

Usai menerima penghargaan, para guru dan siswa SMP Negeri 9 Mimika merayakan prestasi tersebut dengan melakukan konvoi dari kawasan Eme Neme Yauware menuju SPBU Hasanuddin hingga Kwamki Narama.

Konvoi bersama para siswa itu menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus kebanggaan atas prestasi yang diraih sekolah dari wilayah Kwamki Narama tersebut. (vis)