YOSPAN PAPUA RAYA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) tingkat Papua Raya dalam rangka memeriahkan HUT ke-4 Papua Tengah. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, perlombaan dengan total hadiah lebih dari Rp130 juta ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan masyarakat di Tanah Papua. (FOTO: IST/HUMAS PEMPROV PAPUA TENGAH)

NABIRE, timikaexpress.id – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 dengan menggelar Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) tingkat Papua Raya yang memperebutkan total hadiah lebih dari Rp130 juta.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa perlombaan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Papua sekaligus memperkuat identitas dan persatuan masyarakat.

“Yospan bukan hanya soal hadiah, tetapi bagaimana kita menjaga dan mencintai budaya kita. Jangan sampai kita melupakan jati diri,” ujar Meki.

Menurutnya, pemerintah ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus mencintai seni dan budaya lokal serta menunjukkan bahwa Papua Tengah mampu menjadi salah satu pusat pengembangan budaya di Tanah Papua.

Selain lomba Yospan, Pemprov Papua Tengah juga meluncurkan Program Bangkit Papua Tengah, sebuah program perlindungan sosial yang menyasar 4.000 balita Orang Asli Papua (OAP) di empat kabupaten.

Melalui program tersebut, setiap anak berusia 0–4 tahun akan menerima bantuan sebesar Rp350 ribu per bulan guna mendukung pemenuhan gizi dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

“Ini adalah fondasi penting untuk membangun generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan kuat, baik secara fisik maupun mental,” kata Meki.

Pemerintah menargetkan program tersebut diperluas ke seluruh delapan kabupaten pada tahun depan sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Rangkaian HUT ke-4 Papua Tengah juga diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari bazar UMKM, pelayanan kesehatan gratis, Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), konser rohani, hingga hiburan rakyat.

Meki mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus bergotong royong membangun Papua Tengah.

“Dengan persatuan dan kebersamaan, saya yakin Papua Tengah akan semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pembangunan dapat dirasakan hingga ke seluruh pelosok daerah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur secara resmi membuka Lomba Yospan tingkat Papua Raya sebagai salah satu agenda utama peringatan HUT ke-4 Papua Tengah.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Lomba Yosim Pancar tingkat Papua Raya dalam rangka HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. (*)