SAMBUTAN ADAT – Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mimika, Ny. Asih Alredo, menerima penyambutan adat Suku Kamoro dan Biak serta tradisi Pedang Pora saat tiba di Mapolres Mimika, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Selasa (14/7/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Kapolres Mimika yang baru, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mimika, Ny. Asih Alredo, disambut dengan tarian adat Suku Kamoro dan Biak serta tradisi Pedang Pora saat tiba di Mapolres Mimika, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Selasa (14/7/2026).

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat baru yang akan memimpin Polres Mimika.

Setelah rangkaian penyambutan, Kapolres langsung memberikan arahan singkat kepada seluruh personel.

Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Alredo mengaku bangga dan terharu atas sambutan yang diberikan.

“Penyambutannya sangat luar biasa. Kami disambut dengan tarian adat Suku Kamoro dan Biak. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk mengemban amanah sebagai Kapolres Mimika,” ujarnya.

Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program dan kebijakan positif yang telah dijalankan oleh pimpinan sebelumnya, sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Apa yang sudah dikerjakan oleh pimpinan sebelumnya akan saya lanjutkan. Yang sudah baik akan dipertahankan, sedangkan yang masih perlu ditingkatkan akan terus dibenahi, terutama dalam menjaga harkamtibmas melalui pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah awal, AKBP Alredo memprioritaskan penguatan soliditas internal Polri di lingkungan Polres Mimika.

Menurutnya, kekompakan seluruh personel merupakan fondasi utama sebelum membangun sinergi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ia mengatakan penguatan tersebut akan melibatkan seluruh unsur kepolisian, termasuk personel Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026, Satbrimob, hingga Pasukan Brimob Gegana.

“Kita harus kuat dulu di internal. Setelah itu baru kita membangun kerja sama dengan seluruh elemen di Mimika, seperti TNI, Forkopimda, dan unsur masyarakat lainnya. Tidak mungkin saya membangun kerja sama ke luar jika Polres sendiri belum solid. Karena itu, prioritas pertama adalah menyatukan seluruh personel agar memiliki visi, semangat, dan tujuan yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Kapolres berharap soliditas internal yang kuat akan menjadi modal utama dalam memperkuat sinergi dengan TNI, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen di Kabupaten Mimika demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah. (via)